Apple Menghadap Komdigi Buat Verifikasi Layanannya, Safari Hingga Siri


Jakarta, CNN Indonesia

Perwakilan Apple Asia Pasifik menghadap Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Ke Rabu (1/7), salah satunya Bagi Merundingkan verifikasi 14 layanan digital milik Apple. Verifikasi dilakukan Bagi memastikan seluruh fitur Di layanan tersebut memenuhi standar pelindungan anak Ke Indonesia.

Verifikasi ini merujuk Ke Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Di Pelindungan Anak atau PP Tunas.

“Empat belas layanan dan fitur produk Apple telah disampaikan kepada kami,” kata Menkomdigi Meutya Hafid Di keterangannya, Kamis (2/7).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di-14 layanan yang dinilai mencakup berbagai produk Di ekosistem Apple, termasuk iMessage, Safari, Siri, Apple Music, dan Apple TV, serta sejumlah layanan digital lainnya.





Di pertemuan yang berlangsung Ke Kantor Komdigi tersebut, Meutya menjelaskan pemerintah menerapkan pendekatan berbasis risiko Di pelaksanaan PP TUNAS.

Setiap layanan digital Berencana dievaluasi secara terpisah berdasarkan karakteristik, fitur, dan potensi risikonya Pada anak, Agar proses verifikasi dapat dilakukan secara lebih komprehensif.

“Kita harus jujur bahwa Bagi Indonesia Malahan dunia, pelindungan anak Ke ruang digital merupakan tantangan Mutakhir,” ujar Meutya.

“Sebab itu kami memilih pendekatan berbasis risiko Sebab kami ingin sungguh-sungguh melindungi anak-anak Indonesia, tetapi Ke Pada yang sama tetap membuka ruang Bagi Pembaharuan Keahlian dan Penanaman Modal Asing Pada perusahaan menghormati hukum Indonesia serta mengutamakan kepentingan terbaik Bagi anak,” imbuhnya.

Ia mengatakan Indonesia Memperoleh Di 70 juta anak berusia Ke bawah 16 tahun dan 85 juta anak Ke bawah 18 tahun. Besarnya Pertumbuhan anak tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah memperkuat tata kelola Media Online lewat regulasi yang mengedepankan pelindungan anak.

Ke Pada Yang Sama, Managing Director Apple Asia Pasifik Mike Orgill menyampaikan pelindungan anak merupakan salah satu prioritas utama Apple secara Internasional.

Ia menyebut perusahaannya telah Menyusun berbagai fitur Perlindungan digital yang Berencana diperkuat lewat pembaruan Platform Ke akhir tahun ini.

Fitur yang dimaksud Ditengah lain perluasan kontrol orang tua, peningkatan kemampuan deteksi konten berbahaya seperti ketelanjangan, Tindak Kekerasan, dan adegan berdarah (gore), serta penguatan sistem Child Account yang memungkinkan orang tua mengawasi Kegiatan digital anak Lewat Alat mereka.

“Kami percaya pelindungan anak merupakan prioritas utama. Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia Ke bawah kepemimpinan Ibu Pejabat Tingginegara Meutya Di memperkuat pelindungan anak Ke ruang digital,” tutur Orgill.

“Kami juga siap Berbicara apabila masih terdapat pertanyaan Pada proses evaluasi berlangsung,” tambahnya.

Komdigi menargetkan proses verifikasi Pada dokumen yang telah disampaikan Apple dapat rampung Di waktu Di satu bulan.

Hasil evaluasi itu Berencana menjadi dasar penetapan tingkat risiko masing-masing layanan, sekaligus memastikan seluruh fitur yang beroperasi Ke Indonesia memenuhi prinsip pelindungan anak Ke ruang digital.

Didalam mekanisme tersebut, implementasi PP Tunas diharapkan tak hanya memperkuat Perlindungan anak Ke Jaringan, tetapi juga Menyediakan kepastian Bagi perusahaan Keahlian Di menjalankan layanan digital yang bertanggung jawab Ke Indonesia.

(lom)


Add

as a preferred
source on Google





Artikel ini disadur –> Cnnindonesia.com Indonesia: Apple Menghadap Komdigi Buat Verifikasi Layanannya, Safari Hingga Siri

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ