Daftar Isi
- Tips kurangi screen time anak
Jakarta, CNN Indonesia —
Hari Raya Idul Fitri merupakan momen Sebagai silaturahmi dan menghabiskan waktu bersama berkeluarga. Karenanya, kita perlu mengatur screen time agar momen tahunan ini terasa bermakna.
Pembantu Presiden Pembantu Presiden Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak keluarga memanfaatkan momentum mudik dan libur Lebaran Sebagai memperkuat Komitmen langsung orang tua dan anak, Hingga antaranya Didalam Mengurangi penggunaan gawai, terutama Untuk anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, masa libur Lebaran bisa menjadi kesempatan Untuk keluarga Sebagai membangun komunikasi yang lebih intensif Hingga Di meningkatnya penggunaan Ilmu Pengetahuan digital.
“Gunakan momen liburan dan mudik ini Sebagai sebanyak-banyaknya menghabiskan waktu bersama keluarga. Gadgetnya bisa dimatikan dulu atau setidaknya dikurangi,” ujarnya Untuk sebuah keterangan, Rabu (11/3).
Ia juga menyinggung soal implementasi Aturan perlindungan anak Hingga ruang digital yang Berencana berlaku efektif Ke 28 Maret.
Untuk Situasi Ini, orang tua diminta mulai membimbing anak-anak Sebagai Mengurangi ketergantungan Ke media sosial.
“Sebagai anak-anak Hingga bawah 16 tahun, kita juga Lagi Di implementasi Aturan yang Berencana efektif Ke 28 Maret nanti. Sebelum sekarang Bisa Jadi bisa mulai berlatih perlahan-lahan keluar Untuk media sosial Didalam bimbingan orang tua,” kata Meutya.
Perubahan pola Ke penggunaan Ilmu Pengetahuan digital dinilai membutuhkan kesiapan keluarga, Agar peran orang tua menjadi penting Untuk membangun komunikasi yang lebih sehat Didalam anak.
“Bisa Jadi Di libur Lebaran ini adalah waktu yang baik Sebagai berbicara Untuk hati Hingga hati Di orang tua dan anak Sebagai mulai melakukan persiapan,” tuturnya.
Didalam Detail, Meutya berharap momen mudik dan libur Lebaran dapat dimanfaatkan keluarga Sebagai memperbanyak Kegiatan bersama, Agar anak-anak dapat lebih banyak berinteraksi secara langsung Didalam keluarga tanpa ketergantungan Ke Gadget digital.
Tips kurangi screen time anak
Ahmad Suryawan, Ahli Kepuasan Anak konsultan Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial Memberi beberapa cara Mengurangi screen time Ke anak.
1. Regulasi screen time orang tua
Children see, children do. Ahmad Suryawan atau akrab disapa Prof Wawan ini menyarankan agar orang tua meregulasi screen time mereka.
“Anggap begini, ini anak saya, kalau saya ingin Mengurangi screen time dia, saya juga Mengurangi screen time saya. Hingga Didepan anak, jangan screen time dan lakukan Didalam konsisten,” kata Wawan beberapa waktu lalu.
2. Hindari screen time jelang tidur
Secara bertahap, kurangi screen time anak jelang tidur. Screen time berlebihan berpengaruh Pada Mutu tidur anak apalagi jika screen time dilakukan satu jam Sebelumnya tidur.
Selain faktor konten, tidur anak bisa terganggu Sebab paparan blue light Untuk layar gawai.
Sebaiknya orang tua menerapkan aturan screen time Hingga luar kamar agar kamar benar-benar sebagai tempat istirahat.
3. Makan tanpa screen time
Selain aturan screen time Hingga luar kamar, orang tua perlu menerapkan makan tanpa screen time. Ajarkan anak Sebagai fokus Ke Konsumsi bukan Ke layar.
Mulai Didalam ajak anak menyiapkan menu makannya atau biarkan anak memilih menu yang disukai. Lalu anak sebaiknya makan bersama orang tua atau anggota keluarga lain.
Pada bersama anak, orang tua wajib menyimpan gawai Sebagai Sambil Itu. Akses gawai Pada tidak bersama anak.
4. Perhatikan Kegiatan anak Pada screen time
Wawan menyarankan agar orang tua tidak buru-buru melarang anak screen time. Coba perhatikan apa yang dilakukan anak Didalam gawai Hingga tangannya.
“Anak ngapain? Main game? Buka media sosial? Supaya kita tidak asal melarang, Karena Itu tahu oh anak suka ini. Selain membatasi waktu mengakses, kenalkan anak Didalam media bermain yang lain,” katanya.
Orang tua sebaiknya menyiapkan kegiatan dulu misalnya, bersama ayahnya bermain basket, memilih bahan masakan bersama ibu, atau bermain bola. Menurut Wawan, jika belum ada kegiatan lain tapi sudah ada regulasi, orang tua Berencana dilihat sebagai perusak atau pengacau Dari anak.
5. Berikan pujian
Jangan lupa berikan pujian Ke anak Pada ia sudah mengikuti aturan. Berikan pujian verbal misalnya ‘Wah hebat ya enggak buka HP, makannya habis lagi’, ‘Sudah satu jam nih, sudah cukup ya, terima kasih sudah ikut aturan’.
“Tetapi ini Didalam catatan, Anda sudah meregulasi screen time Anda sendiri. Taruh HP Anda. Kalau Anda beritahu anak ini itu dan Lagi pegang HP, anak sulit terima,” ujar Wawan.
6. Metode time out
Metode time out bisa diterapkan Didalam Memberi porsi screen time anak Untuk sehari. Wawan Memberi contoh, anak diberi screen time Di satu jam.
Lalu Pada sudah satu jam, sebaiknya orang tua tidak langsung Menarik Perhatian HP atau gawai. Pada jelang satu jam misal, 15 menit jelang satu jam, ingatkan anak bahwa waktunya tinggal 15 menit lagi.
(lom/dmi)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia.com Indonesia: Menkomdigi Ajak Ortu Kurangi Gadget Anak Pada Lebaran, Begini Caranya











