Jakarta, CNN Indonesia —
Firma Kajian Counterpoint menyebut angka pengapalan Smart Phone tumbuh 2 persen YoY Ke 2025. Apple berada Ke posisi teratas Di pangsa pasar 20 persen, mengalahkan berbagai brand Hp lainnya.
Analisis Counterpoint menyebut pasar mempertahankan momentum pertumbuhannya sepanjang 2025 didorong Gaya premiumisasi yang didukung Di opsi pembiayaan dan strategi pemasaran yang efektif, serta peningkatan adopsi Gadget 5G Hingga pasar emerging.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ke tahun 2025, pasar smartphone terus Merasakan pergeseran bertahap Hingga segmen harga yang lebih tinggi, didorong Di konsumen yang beralih Hingga Gadget premium. Secara bersamaan, permintaan Akansegera Smart Phone 5G Meresahkan tajam Hingga Area-Area berkembang,” ujar Senior Analyst Shilpi Jain Di keterangannya, Senin (12/1).
Menurut Shilpi, kekhawatiran Yang Berhubungan Di tarif Merangsang produsen Smart Phone Sebagai mempercepat pengiriman Ke paruh pertama tahun (H1), Akan Tetapi seiring berjalannya tahun, dampak tarif ternyata lebih ringan Di Prediksi, Supaya Memangkas pengaruhnya Di volume pengiriman Ke paruh kedua (H2).
Ia menambahkan, sepanjang tahun 2025 Perkembangan pasar tidak merata Hingga berbagai Area. Pasar seperti Jepang, Timur Di dan Afrika (MEA), serta sebagian Area Asia-Pasifik (APAC) menyeimbangkan lemahnya Perkembangan Hingga pasar yang sudah matang.
Ke kuartal keempat 2025, pengapalan smartphone menutup tahun Di Perkembangan moderat sebesar 1 persen YoY, didorong Di penumpukan inventaris Ke kuartal-kuartal Sebelumnya.
Apple memimpin kuartal tersebut, menyumbang seperempat Di pengiriman Internasional, pangsa tertinggi sepanjang sejarah. Angka tersebut diikuti Di Samsung Di 17 persen.
Menurut Counterpoint, Apple memimpin pasar smartphone Internasional Ke 2025 Di pangsa pasar 20 persen dan Perkembangan pengapalan YoY sebesar 10 persen. Perkembangan ini disebut yang tertinggi Hingga Di lima merek teratas.
“Perkembangan Apple Ke tahun 2025 didorong Di perluasan kehadirannya dan permintaan yang Meresahkan Hingga pasar emerging dan mid-size, didukung Di campuran produk yang lebih kuat. Imbang iPhone 17 Merasakan respons yang signifikan Ke kuartal keempat Sesudah peluncuran yang sukses, Sambil Itu iPhone 16 terus berkinerja luar biasa Hingga Jepang, India, dan Asia Tenggara,” ujar Analis Senior Counterpoint Varun Mishra.
Sambil Itu, Samsung berada Hingga posisi kedua Di meraih pangsa pasar 19 persen dan Perkembangan pengapalan tahunan sebesar 5 persen.
Pertumbuhannya didorong Di Imbang Galaxy A Hingga segmen menengah, serta Imbang Galaxy Fold7 dan S25 Hingga segmen premium. Meski Samsung Berjuang Di tekanan Hingga Amerika Latin dan Eropa Barat, pertumbuhannya Ke 2025 didukung Di momentum kuat Hingga Jepang dan Perkembangan berkelanjutan Hingga pasar inti.
Xiaomi mempertahankan posisi ketiga Di pangsa pasar 13 persen, Menunjukkan kinerja stabil yang didukung Di strategi premiumisasi, permintaan yang tangguh Hingga pasar emerging, serta campuran produk yang seimbang Di Gadget flagship dan mid-tier.
Eksekusi yang baik Hingga Amerika Latin dan Asia Tenggara ditambah Di manajemen saluran yang efektif disebut membantu mempertahankan pengapalan Walaupun Berjuang Di tantangan industri.
Vivo menempati posisi keempat Di pangsa pasar 8 persen dan Perkembangan 3 persen YoY. Perkembangan tersebut didorong Di strategi premiumisasi, eksekusi offline yang kuat Hingga India, dan portofolio produk yang disederhanakan yang Menyita baik permintaan Hingga segmen flagship dan mid-range.
Oppo Hingga posisi kelima Merasakan penurunan 4 persen YoY akibat permintaan yang lemah dan persaingan yang ketat Hingga pasar domestik China dan Asia-Pasifik. Walaupun tumbuh Hingga pasar seperti India dan MEA, hal itu tidak cukup Sebagai mengimbangi penurunan Hingga Area lain.
Jika memasukkan angka pengapalan realme, yang Terbaru-Terbaru ini kembali bergabung Hingga Oppo, pangsa pasar Oppo Akansegera mencapai 11 persen, menempati posisi keempat Hingga pasar smartphone Internasional.
Hingga luar lima besar, Nothing dan Google mencatatkan kinerja yang baik, Di Perkembangan YoY masing-masing sebesar 31 persen dan 25 persen Ke 2025.
(lom/dmi)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia.com Indonesia: Ternyata Ini Merek Hp Paling Laris Sepanjang 2025, Bukan Di China









