Tembus USD 1 Triliun Sebab AI

Jakarta

Saham Samsung Electronics melonjak lebih Untuk 10% Di hari Rabu, Mendorong kapitalisasi pasarnya melampaui angka USD 1 triliun seiring langkah investor yang terus memburu saham-saham Yang Berhubungan Didalam kecerdasan buatan (AI).

Samsung menjadi perusahaan Asia kedua yang menembus angka USD 1 triliun, Sesudah raksasa chip asal Taiwan, TSMC. TSMC pertama kali melewati ambang batas kapitalisasi pasar USD 1 triliun tersebut Di 26 Februari.

Dikutip detikINET Untuk CNBC, lonjakan saham ini terjadi menyusul Catatan pendapatan kuartal pertama Samsung Electronics Di pekan lalu. Laba operasional melonjak lebih Untuk delapan kali lipat menjadi 57,2 triliun won, Sambil pendapatan naik mencapai Catatan 133,9 triliun won.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laba operasional kuartal pertama Samsung juga melampaui total laba setahun penuhnya Di 2025 yang tercatat sebesar 43,6 triliun won.

Reli saham ini juga didorong Dari laporan Bloomberg yang menyebutkan bahwa Apple telah Melakukan pembicaraan penjajakan awal Didalam Samsung dan Intel Sebagai memproduksi chip Alat Apple Ke AS. Langkah ini Berpotensi Sebagai mendiversifikasi rantai pasok Apple Ke luar pemasok lamanya, TSMC. Saham raksasa chip Korea Selatan lainnya, SK Hynix, juga melonjak lebih Untuk 9%.

Penjualan chip memori high bandwidth (HBM) telah mendongkrak profitabilitas Samsung. Akan Tetapi, perusahaan tersebut terus Berjuang Didalam persaingan sengit Ke pasar HBM Sesudah kehilangan Kepentingan awalnya Untuk sang pesaing, SK Hynix.

Samsung terus Berusaha mempersempit ketertinggalan Untuk SK Hynix Ke segmen chip memori AI yang berkembang pesat. Februari lalu, perusahaan Mengungkapkan telah menjadi yang pertama Ke dunia yang memulai produksi massal cip HBM4 dan mulai melakukan pengiriman Ke sejumlah pelanggan yang dirahasiakan identitasnya.

HBM4 merupakan generasi keenam sekaligus terbaru Untuk Keahlian memori high bandwidth. Chip ini diharapkan memainkan peran Kunci Untuk arsitektur AI Vera Rubin milik Nvidia yang Akansegera datang, yang dirancang Sebagai mendukung beban kerja AI tingkat lanjut Ke pusat-pusat data.

Morningstar menyebut kuatnya permintaan yang didorong Dari belanja infrastruktur AI, dikombinasikan ketatnya pasokan akibat keterbatasan kapasitas produksi, telah mendongkrak harga chip semikonduktor dan biaya produksi lainnya, khususnya Ke Korea Selatan.

(fyk/asj)


Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Tembus USD 1 Triliun Sebab AI

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ