Jakarta –
Fuomo menyiapkan Pembuatan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) Untuk membantu kreator memahami Penampilan karya dan mengoptimalkan strategi monetisasi mereka. Langkah ini menjadi Dibagian Di fase penguatan fondasi Setelahnya platform tersebut menjalani beta launch sepanjang 2025.
Sebagai creator tools berbasis cloud, Fuomo menargetkan rilis bertahap analytics engine berbasis AI yang memungkinkan kreator membaca data penjualan, perilaku pendukung, hingga pola Keterlibatan komunitas secara lebih presisi. Fitur ini ditujukan Untuk membantu kreator Memutuskan keputusan berbasis data, bukan sekadar intuisi.
Di keterangan yang diterima detikINET, Senin (26/1/2026) Chief Technology Officer Fuomo, Cornelius, mengatakan infrastruktur Fuomo dirancang agar dapat diskalakan dan stabil Untuk mendukung kreator Di berbagai level.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Di depannya, kami Akansegera merilis fitur-fitur creator tools Mutakhir secara bertahap, termasuk analytics engine berbasis AI. Fitur ini memungkinkan kreator memahami Penampilan penjualan, perilaku supporter, serta mengoptimalkan strategi monetisasi secara lebih presisi,” ujarnya.
Pendekatan berbasis AI ini juga sejalan Di filosofi Fuomo sebagai tools, bukan platform. Fuomo tidak memosisikan diri sebagai ekosistem tertutup, melainkan sebagai alat yang memberi kreator kontrol penuh atas karya dan pendapatannya. Chief Executive Officer Fuomo, Marcell Tee, menegaskan bahwa persoalan utama kreator terletak Ke sistem monetisasi yang tidak transparan.
“Kami ingin kreator punya kontrol penuh atas pendapatannya dan memahami Di jelas bagaimana mereka dibayar. Fuomo dibangun sebagai tools yang memberi kepastian, bukan ketergantungan,” katanya.
Di ini, Fuomo menyediakan skema monetisasi berupa komisi 10% Untuk penjualan konten digital dan 3% Untuk Pemberian langsung Di Pendukung. Kreator dapat menjual konten seperti foto, ilustrasi, dan voice note, Di Wacana penambahan format video dan teks Di Didepan. Seluruh Kegiatan tersebut Akansegera terhubung Di sistem analitik Untuk membantu kreator membaca respons audiens.
Di sisi Usaha, Chief Financial Officer Fuomo Kevin Lee menilai Ketahanan kreator menjadi Kunci ekosistem digital. “Model Usaha yang sehat selalu dimulai Di Ketahanan kreatornya. Jika kreator Memiliki alat yang tepat Untuk tumbuh, maka ekosistem bisnisnya Akansegera ikut berkembang,” ujarnya.
Fuomo menilai pemanfaatan AI dan data Akansegera menjadi fondasi penting Untuk Perkembangan ekonomi kreator Di Didepan. Di kombinasi cloud, analitik, dan AI, Fuomo menargetkan creator tools yang mendukung Perkembangan jangka panjang, tanpa mengalihkan kepemilikan karya Di tangan kreator.
(asj/fay)
Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Fuomo Siapkan Fitur AI Untuk Bantu Kreator Optimalkan Monetisasi











