Jakarta –
Telkomsel Melewati Inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) kembali Memperkenalkan Jaringan BAIK Series 9. Inisiatif tersebut bertujuan Sebagai Memperbaiki literasi digital serta Merangsang pemanfaatan Ilmu Pengetahuan secara Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif (BAIK).
Tahun ini, Jaringan BAIK mengusung Konsep Perayaan Seni (Jaringan BAIK Perayaan Seni/IBFEST) Didalam tema ‘Ignite Ideas, Unleash Creativity’. Inisiatif ini Memperkenalkan berbagai kegiatan edukatif dan Laga yang Berorientasi Ke pemanfaatan Ai (AI) Untuk pelajar SMA/SMK sederajat, sejalan Didalam misi Asta Cita pemerintah Republik Indonesia Untuk Pembaruan sumber daya manusia unggul.
IBFEST juga mendukung target Kementerian Komunikasi dan Digital Untuk mencetak talenta digital nasional guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Melewati IBFEST, Telkomsel ingin membekali generasi muda Didalam Kemahiran AI yang aplikatif. Kami percaya bahwa AI bukanlah ancaman yang Berencana menggantikan peran manusia, melainkan Ilmu Pengetahuan yang dapat memperkuat kapabilitas dan Inovasi manusia,” kata Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Saki H. Bramono Untuk keterangan tertulis, Sabtu (22/2/2025).
“Kami ingin peserta tidak hanya memahami AI secara teori, tetapi juga menggunakannya secara bertanggung jawab Sebagai menciptakan solusi nyata yang bermanfaat, baik Untuk Pembaruan Usaha, Studi, maupun karya kreatif yang berdampak positif,” sambungnya.
ADVERTISEMENT
Dia menjelaskan IBFEST 2025 menawarkan tiga jalur peminatan yang dirancang Sebagai membantu peserta mengoptimalkan AI sesuai Didalam minat mereka:
1. Biztech – Menggunakan AI Sebagai menciptakan solusi Usaha dan sosial Melewati Studi dan Pembaruan produk berbasis Ilmu Pengetahuan.
2. Genius – Memanfaatkan AI Untuk Studi Sebagai menghasilkan Pembaharuan yang berdampak nyata Ke berbagai bidang.
3. Creativy – Menggabungkan AI Didalam Karyaseni Sebagai menciptakan Bunyi, video, dan karya visual yang original serta bermakna.
“Selain Laga Sebagai pelajar, IBFEST juga melibatkan guru dan tenaga pengajar Melewati Inisiatif pelatihan dan sertifikasi AI yang bekerja sama Didalam Kuncie, platform pembelajaran digital Didalam Telkomsel,” tuturnya.
“Sebagai Dibagian Didalam Telkomsel Jaga Cita – inisiatif Telkomsel Sebagai menciptakan dampak Melewati penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara berkelanjutan – Jaringan BAIK turut mendukung Pembelajaran yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan Ke Indonesia,” tambahnya.
Dia mengatakan pihaknya uga Memperkenalkan akses dan solusi digital yang memperluas Potensi belajar Untuk pelajar serta tenaga pendidik bersama platform Telkomsel lainnya seperti Ilmupedia, Skul.id, Kuncie, dan by.U.
“Melewati Jaringan BAIK dan inisiatif Telkomsel Jaga Cita, kami tidak hanya ingin membekali generasi muda Didalam Kemahiran digital, tetapi juga menginspirasi mereka Sebagai memanfaatkan Ilmu Pengetahuan secara bijak dan bertanggung jawab. Kami percaya bahwa ekosistem digital yang aman dan inklusif Berencana Merangsang Komitmen yang lebih positif serta melahirkan talenta-talenta muda yang siap menjadi agen perubahan Untuk masa Di Indonesia,” ungkap Saki.
Sebelum diluncurkan Ke 2016, Inisiatif Jaringan BAIK telah menjangkau lebih Didalam 21.331 pelajar Ke 1.484 sekolah, melibatkan lebih Didalam 9.553 guru, orang tua, dan komunitas Ke 296 kota/kabupaten, serta melahirkan lebih Didalam 1.600 Jaringan BAIK Agents of Change dan 1.100 Digital Creative Content. Melewati IBFEST 2025, Telkomsel berkomitmen Sebagai Lebihterus memperkuat ekosistem pembelajaran digital dan pemanfaatan AI yang inklusif dan inovatif, sejalan Didalam visi Indonesia Emas 2045.
“IBFEST 2025 resmi dibuka Ke SMAN 3 Bogor Ke 19 Februari 2025. Sesudah Bogor, Inisiatif ini Berencana Melakukan roadshow Hingga sejumlah kota lainnya serta membuka akses partisipasi online Untuk pelajar SMA/SMK sederajat Ke seluruh Indonesia. Sebagai informasi Lebih Jelas dan pendaftaran, kunjungi internetbaik.id,” tuturnya.
Sambil Itu, Wakil Pembantu Kepala Negara Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Nezar Patria Merespons Positif Inisiatif tersebut. Sebab Ilmu Pengetahuan Di berkembang Didalam pesat Supaya dibutuhkan literasi digital yang memadai.
“Transformasi digital Ke Indonesia berkembang pesat dan Memperkenalkan banyak Potensi kemajuan Sebagai bangsa kita. Literasi digital kini menjadi Kunci utama agar Kelompok Indonesia dapat memanfaatkan Ilmu Pengetahuan secara bijak, aman, dan produktif,” kata Nezar.
Menurut laporan ‘Agenda Potensi Kecerdasan Artifisial Sebagai Indonesia Emas 2045’ Dari Google, pemanfaatan AI Berpotensi Sebagai Memperbaiki Kepentingan ekonomi Indonesia hingga Rp 2.612 triliun (US$ 167 miliar) Ke 2030 setara Didalam hampir 13% PDB Indonesia 2022.
Ke Di Itu, AI juga dapat membantu Indonesia mencapai visi Indonesia Emas 2045 Didalam Memperbaiki produktivitas dan Pembaharuan Ke berbagai sektor. Ilmu Pengetahuan ini dapat mengubah cara Usaha beroperasi, mempercepat Studi ilmiah, serta Merangsang industri menghasilkan karya inovatif.
“Karenanya, Inisiatif seperti Jaringan BAIK Series 9 menjadi relevan Untuk mendukung kesiapan Kelompok Berjuang Didalam perkembangan AI secara bijak. Melewati kolaborasi Antara pemerintah, sektor swasta, komunitas, dan dunia Pembelajaran, saya yakin kita dapat menciptakan Kelompok digital yang lebih cerdas, beretika, dan bertanggung jawab,” tutupnya
Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Dorong Pemanfaatan AI, Telkomsel Hadirkan Jaringan BAIK Perayaan Seni 2025