Jakarta, CNN Indonesia —
Dua orang mantan pegawai Google digugat Lantaran diduga mencuri file rahasia dagang perusahaan Di ancaman penjara hingga 20 tahun jika terbukti bersalah.
Dua mantan insinyur Google didakwa atas dugaan pencurian rahasia dagang Yang Terkait Di prosesor Tensor milik perusahaan Untuk Smart Phone Pixel. Suami Di salah satu insinyur tersebut juga diduga terlibat Di Perkara Pidana Hukum ini.
Ketiga orang yang semuanya warga Negeri Iran ini didakwa atas 14 tuduhan kejahatan konspirasi, pencurian rahasia dagang, dan penghancuran bukti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Samaneh Ghandali (41) adalah insinyur hardware Ke Google Ke Silicon Valley, dan saudarinya, Soroor Ghandali (32) adalah pegawai magang Sebelumnya keduanya bergabung Di perusahaan Keahlian lain.
Suami Samaneh, Mohammadjavad Khosravi (40) melamar berkali-kali Ke Google tetapi tidak diterima, dan bekerja Ke perusahaan Keahlian lain.
Ketiga orang tersebut ditangkap Ke Kamis (19/2) dan langsung dibawa Di hadapan Lembaga Proses Hukum federal Ke San Jose, California. Jika dinyatakan bersalah atas tuduhan tersebut, mereka dapat dijatuhi hukuman penjara minimal 20 tahun.
“Kami telah memperkuat langkah-langkah pengamanan Untuk melindungi informasi rahasia kami dan segera memberitahukan pihak berwenang Setelahnya menemukan insiden ini,” kata José Castañeda, juru bicara Google Di sebuah pernyataan, dikutip Di Bloomberg.
“Indictments hari ini merupakan langkah penting Di pertanggungjawaban, dan kami Berencana terus bekerja Untuk memastikan rahasia dagang kami tetap aman,” tambahnya.
Seorang pengacara Untuk para terdakwa Ke kantor pengacara publik tidak dapat dihubungi Untuk Memberi komentar Ke luar jam kerja normal.
Menurut dakwaan, Di bekerja Ke Google, Samaneh Ghandali mengirim lebih Di 300 berkas, termasuk rahasia dagang perusahaan, Di Alat Lunak komunikasi pihak ketiga yang berbasis Ke luar AS.
Sambil Itu, Soroor Ghandali mengirim 34 berkas, juga termasuk rahasia dagang, Di cara yang sama.
Jaksa penuntut mengklaim bahwa ketiga orang tersebut bermaksud Memberi rahasia dagang kepada pihak ketiga. Akan Tetapi, dakwaan tersebut tidak menjelaskan apakah hal itu terjadi terjadi atau tidak.
Menurut dakwaan, sistem Perlindungan internal Google mendeteksi unduhan berkas Dari kedua saudara perempuan tersebut dan memberitahukan hal ini kepada FBI.
(lom/mik)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia.com Indonesia: WNA Iran Diduga Curi File Rahasia Google







