Setengah Jalan Di Bulan, Astronaut Artemis 2 Jauh Tinggalkan Bumi


Jakarta, CNN Indonesia

Perjalanan misi Artemis 2 memasuki Putaran penting. Para astronaut kini telah melampaui titik Di Di Bumi dan Bulan, menandai tonggak krusial Di perjalanan bersejarah tersebut.

Badan antariksa NASA Berkata kapsul Orion spacecraft yang membawa empat astronaut itu mencapai titik tersebut Disekitar dua hari lima jam Sesudah lepas landas Di Kennedy Space Center.

Di Di kapsul, para awak Malahan sudah dapat Menyaksikan Bulan secara langsung. Astronaut Christina Koch menggambarkan momen itu sebagai Penghayatan yang penuh kegembiraan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami bisa melihat Bulan Di jendela docking sekarang, ini pemandangan yang sangat indah,” ujarnya Di Pemutaran Online resmi NASA menukil AFP.





Data terbaru Menunjukkan Orion telah berada lebih Di 229.000 kilometer Di Bumi. NASA juga merilis citra awal yang diambil Di Di kapsul, memperlihatkan potret utuh Bumi Di lautan biru dan awan tebal yang dramatis, pemandangan yang Lebih menjauh seiring perjalanan mereka Di luar angkasa.

Sesudah fase awal misi yang intens, mulai Di peluncuran hingga manuver mesin penting, para astronaut kini mulai Menyesuaikan Di Kebugaran mikrogravitasi. Mereka tetap menjalankan berbagai pengujian sistem dan peralatan Di Di jadwal yang padat.

Astronaut Kanada Jeremy Hansen mengaku masih tak percaya bisa berada Hingga Pada Ini Di Bumi Di perjalanan pertamanya Di luar angkasa.

“Saya sangat menyukainya Di sini. Pemandangannya luar biasa,” kata Hansen. Ia juga menggambarkan sensasi melayang Di gravitasi nol seperti “kembali menjadi anak kecil”.

Selain Koch dan Hansen, kru Artemis 2 juga terdiri Di Victor Glover dan Reid Wiseman sebagai komandan misi.

Di beberapa hari Di Di, Orion dijadwalkan memasuki fase penting lainnya, yakni Daerah pengaruh gravitasi Bulan atau lunar sphere of influence. Ke titik ini, gaya tarik Bulan Berencana lebih dominan dibandingkan Bumi Pada pesawat.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar, Orion Berencana mengitari Bulan, pencapaian yang terakhir kali dilakukan manusia lebih Di 50 tahun lalu Sebelum era Apollo Langkah.

Malahan, misi ini Berpotensi Untuk mencetak Catatan Terbaru sebagai perjalanan manusia terjauh Di Bumi.

“Tidak ada yang normal Di ini semua. Mengirim empat manusia sejauh 250.000 mil adalah upaya luar biasa,” ujar Wiseman.

Misi Artemis 2 merupakan Dibagian Di Ide jangka panjang NASA Untuk kembali secara berkelanjutan Di Bulan. Langkah ini bertujuan membangun kehadiran permanen manusia Di permukaan Bulan, yang nantinya menjadi batu loncatan Untuk Penjelajahan lebih jauh, termasuk Di Mars.

Di Di perjalanan yang masih berlangsung, NASA menegaskan seluruh sistem pesawat berfungsi Di baik dan Kebugaran awak tetap prima. Selain menjalankan eksperimen ilmiah, para astronaut juga sempat berkomunikasi Di keluarga mereka Di Bumi-sebuah pengingat bahwa meski Lebih jauh, Hubungan Di Rumah tetap terjaga.

(tis/tis)


Add

as a preferred
source on Google





Artikel ini disadur –> Cnnindonesia.com Indonesia: Setengah Jalan Di Bulan, Astronaut Artemis 2 Jauh Tinggalkan Bumi

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ