Jakarta –
Layanan QRIS Tap diyakini sebagai salah satu instrumen penting Untuk Mendorong percepatan transformasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (Dan Menengah) Hingga berbagai Area. Sistem pembayaran berbasis sentuhan ini dinilai mampu mempercepat transaksi, Meningkatkan Keselamatan, serta memperluas inklusi keuangan Hingga kalangan pelaku usaha.
Melewati penerapan QRIS Tap, pelaku Dan Menengah dapat Memperoleh pembayaran non-tunai Didalam proses yang lebih praktis tanpa perlu memindai kode QR secara manual.
Skema ini juga meminimalkan kontak fisik dan Memangkas potensi Kesalahan Individu transaksi, Agar Memberi Pengalaman Hidup yang lebih nyaman Untuk konsumen maupun pedagang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya perluasan adopsi QRIS Tap Hingga kalangan Dan Menengah salah satunya dilakukan Melewati sosialisasi dan implementasi Hingga sembilan kota besar, yakni Makassar, Bandung, Tangerang, Jakarta, Solo, Palembang, Banjarmasin, Bekasi, dan Surabaya. Inisiatif ini Mendorong Lebih banyak pelaku Dan Menengah Sebagai mulai beralih Hingga sistem pembayaran digital sebagai Pada Didalam modernisasi usaha.
Kolaborasi Antara Pemerintah Kota Bekasi dan Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) yang ditandai Didalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) menjadi salah satu langkah konkret Untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital.
Adapun kolaborasi ini bertujuan mendukung transformasi ekonomi berbasis Ilmu Pengetahuan serta Menampilkan transaksi yang lebih aman dan mudah Untuk pelaku Dan Menengah, khususnya Hingga sektor Mode dan industri kreatif.
CEO Netzme Vicky Ganda Saputra mengatakan, penerapan QRIS Tap Hingga berbagai kota diharapkan dapat membentuk kebiasaan Mutakhir Hingga kalangan Dan Menengah Untuk Memperoleh pembayaran non-tunai.
“Kami berharap event ini menjadi salah satu sarana sosialisasi yang efektif sekaligus Mendorong terciptanya Gaya positif Hingga kalangan pelaku usaha Untuk Memperoleh pembayaran non-tunai sebagai Pada Didalam gaya transaksi modern dan efisien,” kata Vicky dikutip Sabtu (7/2/2026).
Selain QRIS Tap, Netzme bersama Hijra Bank juga Memperkenalkan QRIS Soundbox Syariah (Bilal) sebagai Gadget pendukung transaksi digital Untuk Dan Menengah. Gadget ini Menampilkan notifikasi suara transaksi secara real-time Sebagai memastikan kejelasan pembayaran, meminimalkan Kesalahan Individu, serta Meningkatkan rasa aman dan kepercayaan Untuk bertransaksi.
Penerapan QRIS Tap dan Gadget pendukung tersebut diharapkan dapat terus Meningkatkan tingkat Transformasi Digital Dan Menengah Hingga berbagai Area, memperkuat efisiensi operasional, serta membantu pelaku usaha lokal Mengadaptasi Didalam ekosistem ekonomi digital yang Lebih berkembang.
Sebagai konteks, sosialisasi penggunaan QRIS Tap kepada Dan Menengah dilakukan Untuk rangkaian Nusantara Modest Mode Perayaan Seni (NumoFest) 2026 yang digelar Hingga sembilan kota dan melibatkan lebih Didalam 300 pelaku Dan Menengah.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menilai Transformasi Digital, termasuk Untuk sistem pembayaran, merupakan fondasi penting Untuk penguatan ekonomi kreatif Area.
“Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen Sebagai terus mendukung tumbuhnya industri kreatif, khususnya sektor Mode, agar mampu menciptakan lapangan kerja, Meningkatkan Keadaan Komunitas, serta mengharumkan nama Area Hingga tingkat nasional maupun Dunia,” ungkapnya.
(agt/agt)
Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: QRIS Tap Karena Itu Strategi Percepatan Transformasi Digital Dan Menengah Nasional











