Pertaruhan Ratusan Juta Kurs Matauang Amerika Mark Zuckerberg Lewat AI Muse Spark

Jakarta

Meta Di bawah komando Mark Zuckerberg Melakukanlangkah-Langkah keras mengejar Rival Di bidang AI, Setelahnya lama ketinggalan. Kini, kita akhirnya bisa melihat hasil jerih payah tersebut: Muse Spark. Model AI ini dikembangkan Dari Superintelligence Labs yang memakan biaya luar biasa mahal.

Tetapi, ada masalah besar. Meski investor turut antusias yang membuat saham Meta melonjak enam persen Setelahnya pengumuman, Meta mengakui model ini kemungkinan tidak mampu menyaingi pesaingnya.

Seorang eksekutif mengatakan Di Bloomberg bahwa model Mutakhir ini takkan bisa mengimbangi ChatGPT milik OpenAI, Claude milik Anthropic, atau Gemini milik Google. Di blog, perusahaan memang menyebut Muse Spark hanyalah titik data awal dan mereka Lagi Menyusun model-model lebih besar.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karenanya, pengumuman ini sedikit membingungkan Sebab jika tak bisa bersaing, mengapa dirilis? Kemungkinan, Meta hanya mencoba Memutuskan langkah awal atau setidaknya diperbincangkan. Mereka telah berjuang keras tetap relevan Di Di lanskap AI yang berubah cepat. Bulan lalu, alih-alih Sebab AI, mereka malah Karena Itu berita Sebab dinyatakan bersalah Di Lembaga Proses Hukum atas bahaya kecanduan medsos Di User Di bawah umur.

Keputusan perusahaan melatih model tertutup ini menggunakan model open source pihak ketiga, termasuk model asal China buatan Alibaba, kemungkinan besar juga Berencana menuai tanda tanya. Praktik distilasi atau melatih model menggunakan model AI yang lebih mumpuni, terbukti kontroversial.

Model open source Llama milik Meta Sebelumnya Itu gagal Memikat minat. Hasil Di model yang gagal total itu rupanya sedikit dimanipulasi, menurut mantan kepala AI Meta, Yann LeCun.

“Mark sangat marah dan Di dasarnya kehilangan kepercayaan Di semua orang yang terlibat Di Situasi Ini. Karena Itu, ia Di dasarnya menyingkirkan seluruh organisasi GenAI. Banyak orang telah keluar, dan banyak orang yang belum keluar juga Berencana segera pergi,” sebutnya dikutip detikINET Di Futurism, Sabtu (11/4/2026).

Di Pada Itu, Zuckerberg melakukan perekrutan besar-besaran, menghabiskan ratusan juta Kurs Matauang Amerika Untuk talenta AI papan atas Untuk Regu Superintelligence Labs Untuk membawa Meta kembali Hingga Di persaingan.

Tetapi, masih banyak pertanyaan apakah Muse Spark Berencana mampu memenuhi ambisi Zuckerberg. OpenAI, Anthropic, dan Google Dari Pada itu telah melesat jauh, bersaing memperebutkan pelanggan perusahaan yang menguntungkan dan membangun asisten Kode yang kuat.

Hasil pengujian awal lainnya Menyediakan gambaran yang lebih menjanjikan Untuk Muse Spark, Di mana perusahaan penguji AI, Artificial Analysis, menemukan bahwa skornya menempatkan model ini Di Di 5 besar. Meski begitu, Meta dinilai masih harus banyak mengejar ketertinggalan.

Untuk Pada ini, Muse Spark Berencana tersedia gratis Untuk semua User. Tetapi, eksekutif perusahaan tersebut mengaku Mengkaji Untuk menerapkan sistem berbayar Melewati langganan.

(fyk/hps)



Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Pertaruhan Ratusan Juta Kurs Matauang Amerika Mark Zuckerberg Lewat AI Muse Spark

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ