Pemerintah AS Blokir Model AI Mutakhir Anthropic Fable 5, Kenapa?


Jakarta, CNN Indonesia

Pemerintah Amerika Serikat (AS) memerintahkan Anthropic Sebagai segera menangguhkan akses Di dua model kecerdasan buatan (AI) tercanggihnya, Claude Fable 5 dan Claude Mythos 5, Sebagai semua Pemakai Di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Perintah tersebut diterima Anthropic Ke 12 Juni 2026 pukul 17.21 waktu setempat padahal kedua model belum sampai sepekan dirilis. Pemerintah AS Menerbitkan arahan kontrol Perdagangan Keluar Negeri yang menangguhkan seluruh akses Di Fable 5 dan Mythos 5 Untuk warga Negeri Foreign, baik Di Di maupun Di luar Daerah AS.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami Memperoleh surat edaran Di pemerintah hari ini pukul 17.21 (ET). Surat tersebut tidak memuat rincian spesifik mengenai masalah Perlindungan nasional yang dimaksud,” tulis Anthropic Di keterangannya, Sabtu (13/6).

Dikarenakan secara teknis tidak memungkinkan Sebagai membedakan Pemakai berdasarkan kewarganegaraan secara real-time, Anthropic menonaktifkan kedua model itu Sebagai semua penggunanya tanpa terkecuali.





Pemerintah AS meyakini telah menemukan metode Sebagai melakukan bypass atau “jailbreak” Fable 5. Klaim ini yang menjadi dasar perintah kontrol Perdagangan Keluar Negeri tersebut.

Akan Tetapi, surat yang diterima Anthropic tidak menyertakan detail spesifik Yang Terkait Di kekhawatiran Perlindungan nasional yang dimaksud.

Satu-satunya bukti yang diberikan pemerintah bersifat lisan, yakni sebuah Cara jailbreak sempit dan tidak universal, yang Ke dasarnya meminta model Sebagai membaca basis kode tertentu lalu memperbaiki celah Gadget lunak Di dalamnya.

Anthropic menolak klaim tersebut sebagai dasar yang cukup Sebagai penangguhan menyeluruh. Perusahaan telah meninjau laporan yang menjadi dasar keputusan pemerintah, dan menyimpulkan bahwa tingkat kemampuan yang ditampilkan Di Aksi Massa tersebut juga tersedia Di model AI lain yang sudah beredar Di publik, termasuk GPT-5.5 milik OpenAI.

Anthropic belum lama merilis Claude Fable 5, yakni Ke 9 Juni. Ini merupakan model pertama Di kelas Mythos yang tersedia Sebagai publik umum.

Kelas Mythos diketahui berada Di atas kelas Opus Di hierarki kemampuan Anthropic.

Sebelumnya Itu, Mythos Preview yang tidak dilengkapi pengamanan serupa terbukti mampu menemukan ribuan celah Perlindungan kritis, termasuk bug dan eksploitasi Di semua Os dan peramban web utama.

Fable 5 dirancang sebagai versi yang dilengkapi pengamanan ketat Di area berisiko tinggi seperti Perlindungan siber, biologi, kimia, dan distilasi, model ini memblokir respons dan beralih Di Claude Opus 4.8.

Fable 5 dan Mythos 5 dihargai US$10 per juta token masukan dan US$50 per juta token keluaran.

Lebih Jelas, Anthropic Mengungkapkan tetap mematuhi perintah hukum pemerintah, meski secara tegas Mengungkapkan ketidaksetujuannya.

Perusahaan berpandangan bahwa penemuan jailbreak sempit dan tidak universal seharusnya tidak menjadi alasan penarikan model komersial yang telah digunakan ratusan juta Pemakai.

Jika standar ini diterapkan secara konsisten Di seluruh industri, Anthropic meyakini hal itu Akansegera secara efektif menghentikan semua peluncuran model Mutakhir Di seluruh penyedia AI frontier.

Anthropic juga menegaskan bahwa safeguard yang diterapkan Ke Fable 5 merupakan yang paling kuat dibandingkan model mana pun yang pernah mereka rilis, dan tidak ada penguji yang berhasil menemukan universal jailbreak.

“Kami memohon maaf atas gangguan ini kepada para pelanggan. Kami percaya ini adalah kesalahpahaman dan Lagi bekerja Sebagai memulihkan akses sesegera Mungkin Saja,” tulis Anthropic.

Akses Di seluruh model Anthropic lainnya tidak terdampak Dari perintah ini. Pemakai masih dapat menggunakan Claude Opus 4.8, Claude Sonnet 4.6, dan Claude Haiku 4.5 seperti biasa.

(lom)


Add

as a preferred
source on Google





Artikel ini disadur –> Cnnindonesia.com Indonesia: Pemerintah AS Blokir Model AI Mutakhir Anthropic Fable 5, Kenapa?

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ