Jakarta –
Meta kabarnya Akansegera kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (Pengurangan Tenaga Kerja). Kali ini divisi yang dipangkas adalah Reality Labs, Skuat yang bertugas mengerjakan produk Sebagai metaverse.
Menurut laporan The New York Times, Meta Akansegera memangkas Di 10% karyawan Di Skuat Reality Labs. Divisi ini Memiliki Di 15.000 karyawan, yang artinya hingga 1.500 karyawan Reality Labs terancam kena Pengurangan Tenaga Kerja.
Pengurangan Tenaga Kerja kali ini hanya berdampak Di sebagian kecil Di seluruh tenaga kerja Meta yang berjumlah 78.000 orang. Akan Tetapi langkah ini diperkirakan Akansegera berdampak Di mereka Di unit metaverse yang mengerjakan headset Realitas Virtual (VR) dan media sosial berbasis VR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andrew Bosworth, Chief Technology Officer Meta yang mengawasi divisi Reality Labs, menjadwalkan pertemuan Di Rabu besok dan meminta karyawan Sebagai hadir secara langsung.
Bosworth mengatakan Diskusi itu adalah pertemuan paling penting tahun ini, tapi tidak Menyediakan penjelasan Lebih Jelas, seperti dikutip Di The New York Times, Selasa (13/1/2026).
Metaverse dulunya merupakan proyek mercu suar CEO Mark Zuckerberg Dari mengakuisisi Oculus, Mula Realitas Virtual, Di tahun 2014. Zuckerberg Justru mengubah nama Facebook menjadi Meta Di tahun 2021 sebagai simbol ambisinya tersebut.
Akan Tetapi, divisi Reality Labs terus merugi. Kuartal lalu, divisi ini mencatat kerugian sebesar USD 4,4 miliar Di penjualan sebesar USD 470 juta. Dari tahun 2020, divisi Reality Labs mencatatkan total kerugian sebesar USD 70 miliar.
Kini Zuckerberg mengalihkan fokusnya Di metaverse Di AI. Tahun lalu, Zuckerberg memerintahkan eksekutif Meta memangkas Dana mereka Sebagai tahun 2026, Sambil ia mengucurkan miliaran Matauang Asing Sebagai Studi AI.
Di Ditengah persaingan Meta Di perusahaan AI lainnya seperti OpenAI dan Google, Zuckerberg menambah Dana Sebagai TBD Lab, unit Studi rahasia Di Meta yang bertujuan Sebagai membangun sistem AI super cerdas.
Kabar Pengurangan Tenaga Kerja Di divisi Reality Labs tidak begitu mengejutkan, mengingat bulan lalu Bloomberg mengabarkan bahwa Meta berencana memangkas Dana metaverse hingga 30%.
Raksasa media sosial ini berencana Menyediakan ulang sebagian Dana Di produk Realitas Virtual Di Dana Sebagai divisi wearable, yang Menyusun Kacamata pintar dan Gadget komputasi lainnya.
(vmp/vmp)
Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Meta Akansegera Pengurangan Tenaga Kerja Ratusan Karyawan Di Divisi Metaverse











