Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Target 4G-5G Di Pelosok

Jakarta

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memulai proses seleksi penggunaan pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz Di tahun 2026. Langkah ini menjadi Pada Didalam upaya pemerataan konektivitas digital hingga Di Lokasi terpencil sekaligus mempercepat perluasan jaringan 4G dan 5G nasional.

Menkomdigi Meutya Hafid Memperkenalkan hal ini Di konferensi pers update PP Tunas, Kamis (9/4/2026). Ia menyebut proses lelang sempat tertunda, Tetapi kini sudah resmi berjalan Setelahnya Regu seleksi terbentuk.

“Didalam dibentuknya Regu seleksi, proses ini sudah resmi dimulai. Harapan kami adalah bagaimana perluasan layanan 4G dan 5G bisa lebih banyak dirasakan hingga Di pelosok,” ujar Meutya.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kecepatanakses Duniamaya Di pelosok kita harapkan bisa membaik Didalam waktu tidak lama lagi. Didalam Sebab Itu ini sebagai upaya kita Untuk pemerataan atau keadilan Didalam konektivitas hingga Di Lokasi,” tandasnya.

Dua Frekuensi Didalam Fungsi Berbeda

Dua pita frekuensi yang Akansegera dilelang Memperoleh karakteristik teknis yang berbeda Tetapi saling melengkapi.

Spektrum 700 MHz difokuskan Untuk memperluas jangkauan mobile broadband, terutama Di Lokasi Didalam tantangan geografis, berkat kemampuan penetrasi sinyal yang lebih baik Supaya sangat strategis Untuk Daerah yang sulit dijangkau.

Sambil frekuensi 2,6 GHz Akansegera digunakan Untuk Meningkatkan kapasitas dan Kecepatanakses layanan mobile broadband nasional. Pita 700 MHz sendiri merupakan hasil digital dividend Didalam Mobilitas Penduduk siaran Tv analog Di digital (Analog Switch Off/ASO).

Dasar Hukum dan Regu Seleksi

Untuk mendukung pelaksanaan seleksi ini, Menkomdigi Meutya Hafid telah menetapkan Keputusan Pembantu Presiden Pembantu Presiden Komunikasi dan Digital Nomor 175 Tahun 2026 tentang Seleksi User Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz. Proses persiapan dan pelaksanaan seleksi Akansegera dilaksanakan Didalam Regu yang ditetapkan Lewat Keputusan Pembantu Presiden Pembantu Presiden Nomor 176 Tahun 2026.

Komdigi menegaskan seluruh tahapan seleksi Akansegera dilakukan Didalam mengedepankan prinsip transparansi, kepastian hukum, dan akuntabilitas.

Komdigi menargetkan cakupan jaringan 5G Menimbulkan Kekhawatiran menjadi 8,5% Didalam luas permukiman nasional Di 2026. Di jaringan 4G, cakupan layanan Di 2025 telah menjangkau 98,95% Pertumbuhan penduduk dan ditargetkan Menimbulkan Kekhawatiran menjadi 99,05% Di 2026, sekaligus melampaui target RPJMN 2029.

Frekuensi 2,6 GHz disiapkan Untuk mendukung pencapaian target Kecepatanakses unduh mobile broadband hingga 100 Mbps Di 2029, melampaui rata-rata Kecepatanakses nasional Di ini yang berada Di kisaran 63,51 Mbps.

Adapun tanggal teknis pelaksanaan lelang dan tata laksananya Akansegera diumumkan terpisah Didalam Ketua Regu Pelaksana Lelang Komdigi.

(afr/fyk)



Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Target 4G-5G Di Pelosok

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ