loading…
Equnix Beberkan Fitur Keselamatan 2FA. Foto / Dok SindoNews
2FA Connection String
Maraknya insiden ransomware dan kebocoran data menjadi alarm bahwa ancaman siber Di Indonesia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.
Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Bangsa (BSSN), tercatat lonjakan tajam hingga 1,52 miliar serangan siber yang menyasar Indonesia Di periode 1 Januari hingga 15 April 2026.
Menyikapi tingginya gempuran ancaman siber tersebut, Equnix menyoroti sebuah celah kerentanan yang sering luput Di perhatian korporasi.
Sebagian besar insiden pencurian data berharga tidak selalu terjadi Melewati serangan langsung Di server database, melainkan bermula Di pembobolan sistem
(system breach) Di tingkat Inisiatif yang terhubung Di jaringan publik.
Pemanfaatan mekanisme Two-Factor Authentication (2FA) kini menjadi hal yang sangat esensial Bagi membatasi akses Bagi mencegah system breach yang memicu data leaks.
Berangkat Di kebutuhan tersebut, database enterprise Di Equnix, 11DB/Postgres™, hadir Di fitur terintegrasi 2FA Connection String. Penerapan verifikasi dua faktor Di connection string ini menjadi solusi strategis Bagi menyumbat jalur eksploitasi Agar pembobolan Di server Inisiatif tidak serta-merta berujung Di akses tidak sah Di repositori data utama.
Di arsitektur sistem informasi enterprise (model 3-tier), server database sejatinya diisolasi Di jaringan publik. Kendati demikian, kredensial akses berupa connection string yang tersimpan Di sisi Inisiatif tetap rentan Di celah seperti code injection, bug Inisiatif, atau akses tidak sah lainnya yang Berpeluang menjadi eskalasi akses Di database.
Artikel ini disadur –> Sindonews.com Indonesia: Kelemahan Server Inisiatif Ancam Database, Equnix Beberkan Fitur Keselamatan 2FA











