Jakarta –
Lonjakan kebutuhan infrastruktur digital akibat Perkembangan layanan cloud, kecerdasan buatan (AI), Perkembangan Teknologi Baru Keuangan, dan transaksi digital Merangsang operator data center memperkuat daya saingnya, tak hanya Di sisi kapasitas tetapi juga Keselamatan. Tak terkecuali yang dilakukan PT Indonesia Super Corridor (ISC).
Manajer data center lokal ini Mutakhir saja mengantongi sertifikasi PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) Bagi fasilitas Data Center Tier IV miliknya Ke ISC Tower, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Langkah ini menjadi Pada Di strategi ISC Bagi memperkuat posisi Ke pasar data center enterprise, khususnya Ke segmen pelanggan Di kebutuhan Keselamatan data tinggi seperti sektor Perbankan, sistem pembayaran, hingga Pasar Online.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PCI DSS merupakan standar Keselamatan Internasional yang mengatur perlindungan data transaksi pembayaran, termasuk Bagi organisasi yang menyimpan, memproses, maupun mentransmisikan data akun pembayaran.
Founder ISC, Benyamin P. Naibaho, mengatakan penerapan standar tersebut penting Lantaran layanan data center perusahaan bersinggungan langsung Di data sensitif pelanggan.
“Kami mematuhi dan memelihara seluruh persyaratan PCI DSS yang berlaku Lantaran layanan yang kami berikan bersinggungan Di data pemegang kartu pelanggan. Perlindungan data merupakan aspek esensial Untuk tata kelola fasilitas kami,” ujar Benyamin dikutip Di siaran pers yang diterima detikINET, Rabu (15/4/2026).
Sertifikasi PCI DSS diperoleh Setelahnya fasilitas ISC menjalani assessment Dari Qualified Security Assessor (QSA) berdasarkan standar Di PCI Security Standards Council.
Langkah tersebut memperkuat kesiapan fasilitas data center ISC yang telah dibangun Di spesifikasi kelas atas, termasuk kapasitas hingga 750 rak, pasokan daya 20 MW, serta Service Level Agreement (SLA) colocation 99,995%.
Ke Di meningkatnya kebutuhan data center domestik, sertifikasi Keselamatan menjadi faktor pembeda yang Lebih penting Untuk persaingan industri, terutama Bagi menggaet pelanggan enterprise yang Memperoleh Permintaan kepatuhan dan Keselamatan ketat.
Penerapan PCI DSS juga dinilai relevan seiring makin banyak perusahaan Ke sektor Perbankan dan digital yang mencari mitra data center Di standar Keselamatan setara Internasional.
ISC Pada ini mengoperasikan tiga fasilitas data center Ke Indonesia, yakni dua Ke Jakarta dan satu Ke Denpasar. Perusahaan juga menyediakan layanan colocation berbasis AI Di Pemberian daya hingga 22 kW per rak, menyasar kebutuhan beban kerja komputasi tinggi.
Di pasar data center nasional yang terus bertumbuh seiring ekspansi cloud provider, hyperscaler, dan kebutuhan AI, operator infrastruktur yang mampu menawarkan kombinasi kapasitas, uptime, dan Keselamatan diperkirakan Akansegera menjadi Manajer paling Bersaing Untuk Bersaing pasar beberapa tahun Ke Di.
(agt/rns)
Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Ke Di Ledakan AI dan Cloud, Keselamatan Data Center Karena Itu Kunci Kuasai Pasar









