Jensen Huang Penilaian Narasi Kiamat AI: Malah Bikin AI Berbahaya

Jakarta

Dari ChatGPT dirilis Ke publik, kecerdasan buatan generatif tak pernah lepas Bersama Perdebatan. Bersama kekhawatiran hilangnya jutaan pekerjaan hingga skenario kiamat ala fiksi ilmiah, narasi negatif soal AI terus menguat. CEO Nvidia Jensen Huang menilai pendekatan tersebut justru merugikan.

Untuk wawancaranya Ke podcast No Priors, Huang secara terbuka mengkritik narasi kiamat AI. Menurutnya, framing semacam itu tidak membawa dampak positif Untuk Komunitas, industri, maupun pemerintah.

Huang mengatakan adu narasi Di pihak yang melihat AI sebagai kekuatan positif dan mereka yang menganggapnya ancaman besar menjadi salah satu pelajaran terbesarnya sepanjang 2025. Meski ia mengakui pandangan pro dan kontra sama-sama tidak bisa disederhanakan, Huang menilai sebagian Penilaian Pada AI sudah melampaui batas rasional.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kita sudah melakukan banyak kerusakan Bersama narasi akhir dunia yang datang Bersama orang-orang sangat dihormati,” kata Huang. Ia menilai narasi tersebut lebih menyerupai fiksi ilmiah ketimbang diskusi konstruktif, dan justru menciptakan ketakutan yang tak perlu.

Meski tak menyebut nama, pernyataan Huang mengingatkan Di perdebatan publiknya Bersama CEO Anthropic, Dario Amodei, demikian dikutip detikINET Bersama Techspot, Senin (12/1/2026).

Tahun lalu, Amodei memperingatkan AI Berpotensi Untuk menghapus hingga setengah pekerjaan kerah putih level pemula Untuk lima tahun. Huang Pada itu Mengungkapkan dirinya tidak setuju Bersama semua pernyataan tersebut.

Untuk podcast yang sama, Huang kembali menyindir perusahaan AI yang Mendorong regulasi ketat. Menurutnya, perusahaan semacam itu Memperoleh konflik kepentingan. Ia menegaskan tak ada perusahaan yang seharusnya meminta pemerintah memperketat aturan AI Untuk kepentingannya sendiri.

Ketegangan Di Nvidia dan Anthropic juga sempat mencuat Yang Terkait Bersama aturan pembatasan Produk Ekspor Keahlian AI Ke China. Anthropic mendukung pengawasan ketat, Sambil Nvidia membantah tudingan soal penyelundupan chip canggih Ke Bangsa tersebut.

Huang juga memperingatkan bahwa dominasi narasi negatif justru bisa mempercepat terwujudnya skenario terburuk. Menurutnya, ketakutan berlebihan membuat investor ragu berinvestasi Di AI yang lebih aman, produktif, dan bermanfaat Untuk Komunitas luas.

“Kalau 90% pesan yang beredar soal AI adalah pesimisme dan kiamat, orang Berencana takut berinvestasi Di AI Untuk membuat Keahlian ini lebih aman, lebih fungsional, lebih produktif, dan lebih berguna Untuk Komunitas” ujarnya.

(asj/fay)


Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Jensen Huang Penilaian Narasi Kiamat AI: Malah Bikin AI Berbahaya