Jakarta, CNN Indonesia —
Bukan semua terumbu karang berada Ke ambang kepunahan. Ke Ditengah ancaman pemanasan Internasional yang terus Menimbulkan Kekhawatiran, para ilmuwan menemukan secercah harapan Untuk ekosistem laut yang Di ini Disorot paling rentan Di Pemanasan Global.
Sebuah Studi terbaru mengidentifikasi hampir 166 ribu kilometer persegi terumbu karang Ke berbagai belahan dunia yang Memperoleh kemampuan Sebagai bertahan hidup dan pulih Didalam dampak krisis iklim. Luas Area tersebut setara Didalam hampir tiga kali Prediksi Sebelumnya Itu mengenai kawasan terumbu karang yang dinilai Memperoleh ketahanan alami Di perubahan lingkungan.
Temuan ini menjadi kabar baik Untuk masa Didepan lautan. Terumbu karang diketahui menopang Disekitar seperempat kehidupan laut dunia, sekaligus menjadi sumber Ketahanan Pangan, perlindungan pesisir, dan mata pencaharian Untuk jutaan orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi Di beberapa dekade terakhir, ekosistem ini Merasakan tekanan besar akibat badai tropis yang Lebih kuat, pencemaran, serta Trend Populer pemutihan karang (coral bleaching) yang dipicu kenaikan suhu laut. Sejumlah ilmuwan Justru memperingatkan bahwa sebagian terumbu karang dapat Merasakan kerusakan permanen jika pemanasan Internasional tidak segera ditekan.
Melansir CNA, Studi tersebut dilakukan Didalam Membahas Disekitar 45 ribu survei terumbu karang yang dikombinasikan Didalam data iklim dan Kebugaran laut Di puluhan tahun. Hasilnya, para peneliti berhasil memetakan kawasan-kawasan terumbu karang yang relatif lebih tangguh Berjuang Didalam Pemanasan Global.
Area-Area tersebut tersebar Ke 71 Negeri dan lebih Didalam 100 teritori, termasuk Ke kawasan Karibia serta beberapa Dibagian Samudra Pasifik dan Atlantik yang Sebelumnya Itu belum pernah diidentifikasi sebagai habitat karang yang resilien.
Direktur konservasi karang Wildlife Conservation Society (WCS), Emily Darling, mengatakan terumbu karang Di ini sering dipandang sebagai ekosistem yang tidak lagi dapat diselamatkan.
“Studi ini Menunjukkan Sebagai Alternatif. Kita kini mengetahui Ke mana letak harapan itu berada, dan yang dibutuhkan Di ini adalah kemauan politik Sebagai melindunginya,” kata Darling.
Menurut dia, hasil Studi tersebut dapat menjadi panduan penting Untuk pemerintah Ke berbagai Negeri Di menentukan prioritas perlindungan laut.
Peta Mutakhir Sebagai konservasi laut
Di ini banyak Negeri Ditengah menyusun strategi guna mencapai target konservasi Internasional yang dikenal sebagai ’30 by 30′, yakni melindungi 30 persen Area daratan dan lautan Di akhir dekade ini.
Data terbaru mengenai lokasi terumbu karang yang Konsisten Di Pemanasan Global diyakini Akansegera membantu proses Perancangan tersebut. Pemerintah dapat mengintegrasikan kawasan-kawasan penting ini Ke Di Area konservasi yang Memperoleh perlindungan hukum.
Darling mengungkapkan, Di ini hanya Disekitar 28 persen Didalam terumbu karang yang teridentifikasi tersebut berada Ke kawasan lindung atau area konservasi.
“Kesempatannya sangat jelas, begitu juga urgensinya, terutama ketika kita Berjuang Didalam potensi peristiwa super El Nino berikutnya,” ujarnya.
Di Di Yang Sama, salah satu penulis studi sekaligus Direktur Eksekutif Inisiatif Kelautan Internasional WCS, Stacy Jupiter, mengatakan hasil Studi ini juga dapat membantu pemerintah menentukan penggunaan Dana konservasi yang terbatas.
Menurutnya, kawasan terumbu karang yang terbukti lebih tangguh dapat menjadi prioritas utama Sebagai Memperoleh perlindungan dan Penanaman Modal Di Negeri Perawatan.
Ke sisi lain, beberapa Area yang kondisinya telah terlalu rusak Bisa Jadi membutuhkan pendekatan berbeda.
“Di beberapa Peristiwa Pidana, ketika terumbu karang sudah berada Ke bawah ambang fungsi ekosistem tertentu, Bisa Jadi diperlukan pendekatan triase. Artinya, sumber daya yang tersedia perlu difokuskan Di lokasi yang Memperoleh Potensi bertahan lebih besar,” kata Jupiter.
(tis/tis)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia.com Indonesia: Ilmuwan Temukan 166 Ribu Km Persegi Terumbu Karang Konsisten Krisis Iklim











