Jakarta –
Panasonic resmi mengikuti jejak Sony Bersama menyerahkan seluruh proses Pabrik, pemasaran, penjualan, dan Ekspedisi televisinya Hingga Amerika Serikat serta Eropa kepada Skyworth, perusahaan elektronik asal Shenzhen, China. Langkah ini menandai berakhirnya produksi TV in-house Panasonic Sebagai Daerah tersebut.
Untuk skema kerja sama tersebut, Skyworth Akansegera memimpin penjualan, pemasaran, hingga distribusi Hingga AS dan Eropa. Sambil Itu, Panasonic tetap menyediakan keahlian teknis, standar Standar audiovisual, serta terlibat Untuk Pembuatan bersama model OLED kelas atas.
TV bermerek Panasonic yang diproduksi Skyworth tetap Akansegera membawa Keahlian dan standar Standar khas Panasonic. Targetnya, lini TV ini mampu meraih pangsa pasar dua digit Hingga Eropa. Transisi Akansegera dilakukan bertahap mulai April 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panasonic juga memastikan Dukungan purna jual penuh Sebagai seluruh TV yang terjual hingga Maret 2026, serta unit yang dipasarkan mulai April 2026. Sebagai pasar Jepang, Panasonic masih mengelola Usaha TV secara mandiri. Sambil Itu pasar Asia lainnya Di dievaluasi, termasuk kemungkinan kolaborasi lanjutan Bersama Skyworth.
Skyworth sendiri bukan Manajer kecil. Perusahaan yang bermarkas Hingga Shenzhen ini diklaim sebagai salah satu Untuk tiga penyedia platform Android TV terbesar secara Dunia. Hingga Indonesia, salah satu produk besutan Skyworth adalah Coocaa.
|
Pabrik TV Skyworth Hingga Guangzhou Foto: XINHUA
|
Berdasarkan Eksperimen Omdia Ke Juli 2025, Skyworth sempat masuk lima besar merek TV dunia berdasarkan pendapatan kuartal I 2025. Mereka juga tercatat sebagai produsen TV OLED terbesar ketiga Hingga dunia, Bersama panel OLED yang dipasok Dari LG Display.
Peter Zhang, CEO Shenzhen Chuangwei-RGB Electronics Co. (induk Skyworth), menyambut positif kolaborasi ini. Ia menyebut kedua perusahaan Memiliki komitmen sama Pada Perkembangan dan Standar, serta optimistis kemitraan ini Akansegera memperkuat posisi TV Panasonic Hingga Eropa.
“Kedua organisasi Memiliki komitmen yang sama Pada Perkembangan dan Kepentingan. Sebagai merek TV Dunia top-five, kami Akansegera membawa Perkembangan produk kelas dunia yang didukung Penanaman Modal Asing R&D ekstensif, serta jejak internasional yang terus berkembang dan jaringan distribusi yang mapan. Keselarasan strategis ini diharapkan mempercepat Kemajuan TV bermerek Panasonic Hingga Eropa,” ujarnya dikutip Untuk Flatpanelshd.
Keputusan Panasonic memperkuat Tren mundurnya produsen TV Jepang Untuk Pabrik sendiri. Awal 2026, Sony juga menyerahkan 51 persen Usaha hiburan Rumah tangganya – termasuk TV – kepada TCL asal China.
Pabrik TV Skyworth Hingga Guangzhou Foto: XINHUA |
Sebelumnya, sejumlah nama besar seperti Sharp, Toshiba, Hitachi, hingga Pioneer sudah lebih dulu keluar Untuk Usaha TV atau mengalihkan produksinya. Kini, hampir tidak ada lagi produksi TV massal yang benar-benar dilakukan Hingga Jepang.
Padahal, Panasonic pernah berjaya sebagai “raja plasma” Bersama pangsa pasar panel plasma mencapai 40,7% Ke 2010. Akan Tetapi Dari 2014, perusahaan menghentikan produksi plasma, mulai melakukan outsourcing Sebagai model entry-level dan mid-range, Malahan sempat keluar Untuk pasar AS Sebelumnya kembali Ke 2024 Bersama lini OLED dan Mini LED yang dirancang Hingga Jepang.
Langkah ini juga terjadi Hingga Di restrukturisasi besar Panasonic yang mencakup pemutusan hubungan kerja Disekitar 12.000 karyawan secara Dunia. Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa Peralihan Usaha TV Hingga Skyworth tidak Akansegera memicu pemangkasan staf atau fasilitas tambahan.
Bersama menyerahkan produksi Hingga mitra Pabrik China yang lebih efisien, Panasonic dapat memangkas biaya tetap seperti iklan, Ekspedisi, dan operasional pabrik. Hingga sisi lain, mereka tetap menjaga positioning premium lewat Pembuatan bersama model flagship OLED.
(afr/afr)
Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Ikuti Sony, Panasonic ‘Menyerah’ Produksi TV Sendiri












