Cara Astronaut Artemis 2 Pelajari Bulan


Jakarta, CNN Indonesia

Astronaut Artemis 2 mempelajari Bulan tanpa alat Pemberian Di Di Keahlian canggih Di ini. Tak ada yang menyangka jika para astronaut mempelajari bulan Didalam instrumen paling dasar Untuk mempelajari Bulan yakni Didalam mata mereka, bukan Lensa canggih.

Kelsey Young, ilmuwan utama Untuk misi Artemis 2 Jumlah reseptor Di mata manusia jauh melebihi kemampuan Lensa canggih sekalipun.

“Mata manusia Di dasarnya adalah Lensa terbaik yang pernah ada,” kata Kelsey Young, ilmuwan utama Untuk misi Artemis 2, dikutip Didalam AFP, Minggu (5/4).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati Lensa modern Bisa Jadi lebih unggul daripada penglihatan manusia Untuk beberapa hal, Akan Tetapi ia menegaskan bahwa mata manusia sangat bagus Untuk hal warna, dan sangat bagus Untuk hal konteks, dan juga sangat bagus Untuk pengamatan fotometrik.





Ia menjelaskan, manusia dapat memahami bagaimana pencahayaan mengubah detail permukaan, seperti bagaimana pencahayaan yang miring mengungkapkan tekstur tetapi Mengurangi warna yang terlihat.

Hanya Untuk sekejap mata, manusia dapat mendeteksi perubahan warna yang halus dan memahami bagaimana pencahayaan mengubah kontur lanskap seperti permukaan Bulan, detail yang berguna secara ilmiah tetapi sulit dipastikan Didalam foto atau video.

Astronot Artemis 2 Victor Glover, yang mengemudikan pesawat ruang angkasa Orion, mengatakan Sebelumnya lepas landas bahwa mata adalah “instrumen ajaib.”

Untuk memastikan mereka memanfaatkan kedekatan mereka Didalam Bulan sebaik-baiknya, keempat anggota kru Artemis 2 menjalani pelatihan Di lebih Didalam dua tahun.

Young mengatakan tujuannya adalah Untuk mengubah para astronaut menjadi “ilmuwan lapangan” Lewat kombinasi pelajaran Di kelas, ekspedisi geologi Hingga Islandia dan Kanada, dan beberapa simulasi penerbangan lintas Bulan, seperti misi yang mereka jalani.

Ketiga astronot Amerika — komandan Reid Wiseman, pilot Glover, dan spesialis misi Christina Koch — bersama Didalam astronaut Kanada Jeremy Hansen, semuanya harus menghafal “Big 15” Bulan, atau 15 fitur Bulan yang Akansegera memungkinkan mereka Untuk mengorientasikan diri.

Menggunakan globe Bulan tiup, mereka berlatih Memperhatikan bagaimana sudut matahari mengubah warna dan tekstur permukaan bulan, mengasah kemampuan observasi dan pencatatan mereka Untuk momen besar tersebut.

(mik/mik)


Add

as a preferred
source on Google





Artikel ini disadur –> Cnnindonesia.com Indonesia: Cara Astronaut Artemis 2 Pelajari Bulan

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ