loading…
Perwakilan Bitdefender dan PT GIA berjabat tangan usai penandatanganan kemitraan distribusi eksklusif produk konsumen Bitdefender Ke Indonesia. Ancaman Mengambil Keuntungan daring berbasis AI Mendorong kebutuhan perlindungan Ke Gadget yang dipakai bertransaksi seh
Pola kejahatannya pun bergeser. Pelaku kini memakai kecerdasan buatan (AI) Sebagai menyusun pesan, suara, hingga video palsu yang sulit dibedakan Di aslinya. Mengambil Keuntungan yang dulu mudah dikenali kini tampil rapi dan meyakinkan.
Ke Di situasi itu, perusahaan Perlindungan siber asal Rumania, Bitdefender, menunjuk PT Gema Informatika Abadi (GIA) sebagai distributor eksklusif produk konsumennya Ke Indonesia. Kerja sama itu diumumkan Ke Bucharest dan Jakarta, Kamis (8/10/2026).
“Konsumen Di ini melakukan Karya perbankan, berbelanja, dan tetap terhubung Bersama teman secara online, Supaya perlindungan Pada data pribadi dan identitas menjadi Lebih penting,” ujar Direktur PT GIA, Chok.
Telepon Genggam Bersama Sebab Itu Titik Lemah
Sesi tanya jawab media Di Kegiatan kemitraan Bitdefender dan PT GIA. Kerja sama ini menjadikan GIA distributor eksklusif produk konsumen Bitdefender Ke Indonesia. Foto: Bitdefender
Survei Internasional Pada 7.000 konsumen yang dikutip Bitdefender mencatat satu Di tujuh orang menjadi korban Mengambil Keuntungan Di setahun terakhir. Survei yang sama menemukan celah Ke Telepon Genggam.
Sebanyak 53 persen responden memakai Telepon Genggam Sebagai Karya sensitif, seperti membayar tagihan dan berbelanja daring. Akan Tetapi, 48 persen tidak memasang Gadget Lunak Perlindungan pihak ketiga.
Artinya, Gadget yang paling sering dipakai bertransaksi justru paling jarang dilindungi. Untuk konsumen Indonesia, celah ini Didekat Bersama keseharian. Mobile banking, Dompet digital, dan belanja Ke lokapasar umumnya berlangsung Ke Telepon Genggam.
Lewat kerja sama ini, GIA mendistribusikan seluruh portofolio produk konsumen Bitdefender. Isinya mencakup Perlindungan Pc dan Gadget mobile, perlindungan identitas, Kerahasiaan, Gadget antipenipuan, serta pendeteksi deepfake. Produk tersedia Di paket individu dan keluarga, dijual Ke gerai ritel fisik dan lokapasar daring Lewat jaringan reseller GIA.
Artikel ini disadur –> Sindonews.com Indonesia: Bukan Hipnotis, Penipu Kini Pakai Suara dan Video AI Buat Kuras Rekening Orang Indonesia Lewat HP!











