Aturan Kuota Hangus Belum Dipatuhi Penuh, Komdigi Terus Tagih Operator


Jakarta, CNN Indonesia —

Pembantu Kepala Negara Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid Berkata kepatuhan operator seluler (opsel) Pada perlindungan pelanggan Bersama kuota hangus Mutakhir Hingga rentang 50-70 persen, meski seluruh opsel telah menjalankan mekanisme paket Duniamaya rollover.

“Kalau kuota kan kemarin sudah kita evaluasi ya dan sudah kita umumkan bahwa ada beberapa operator yang sudah menjalankan, semua sudah menjalankan,” ungkap Meutya Hingga Kantor Komdigi, Jakarta, Selasa (13/10).

“Tetapi, ada beberapa yang kita hitung Bersama total opsi programnya itu ada berapa persen yang sudah dilakukan (paket Duniamaya) rollover, mana yang belum,” tambahnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Meutya, tingkat kepatuhan operator masih berkisar 50-70 persen berdasarkan jumlah opsi paket yang telah menyediakan mekanisme rollover.





Maka Itu, operator diminta melengkapi penerapannya agar seluruh opsi paket yang tersedia dapat mengakomodasi pengalihan sisa kuota.

Meutya berharap para operator seluler Untuk Memberi hasil evaluasi yang lebih baik lagi Untuk waktu tiga bulan mendatang.

“Karena Itu, kita lihat kemarin itu kalau disebut kepatuhannya ya, 50, 60, 70 persen ya Bersama para operator. Sebab memang sudah melakukan, Akan Tetapi belum sepenuhnya,” ungkap Meutya.

“Mudah-mudahan Untuk laporan berikutnya Hingga 3 bulan mendatang ini bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

[Gambas:Video CNN]

Komdigi tidak Memberi masa tenggat pelaporan, Akan Tetapi pihaknya Berencana mengingatkan setiap bulan.

“Kalau dikasih waktu, nanti teman-teman enggak buru-buru. Karena Itu, justru kita Berencana on-going setiap bulan kita Berencana ingatkan terus ya,” tutur Meutya.

Sebelumnya, hasil evaluasi Komdigi Membeberkan bahwa masih banyak paket Duniamaya operator seluler yang belum memenuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Yang Terkait Bersama sisa kuota Duniamaya tak boleh hangus.

Berdasarkan hasil evaluasi, XLSmart melaporkan bahwa mereka Memperoleh 101 paket Duniamaya. Bersama jumlah tersebut, 92 paket sudah menggunakan mekanisme rollover, terdiri Bersama 18 paket Mutakhir Setelahnya putusan MK dan 74 paket yang Sebelumnya sudah tersedia.

Akan Tetapi, masih ada sembilan paket XLSmart yang perlidungannya berupa penguatan informasi dan notifikasi.

Ke Di Yang Sama, Indosat melaporkan 94 paket Duniamaya, dan Bersama jumlah tersebut Mutakhir 23 paket yang menerapkan mekanisme rollover. Sedangkan, 71 paket lainnya Memberi perlindungan berupa mekanisme lain, termasuk notifikasi Ke H-7 dan H-2 Sebelumnya masa paket berakhir.

Komdigi menilai 71 paket tersebut belum Memberi perlindungan yang sesuai Bersama amanat putusan MK.

Lalu, Telkomsel melaporkan bahwa mereka Memperoleh 95 paket Duniamaya. Akan Tetapi, Bersama jumlah tersebut hanya 19 paket yang sudah menggunakan mekanisme rollover, dan 76 lainnya masih menggunakan bentuk perlindungan lain berupa notifikasi Yang Terkait Bersama masa berlaku dan sisa kuota.

Komdigi juga mencatat Pembuatan sejumlah paket rollover Telkomsel yang Merasakan perubahan jadwal akibat kendala teknis, Bersama 28 September menjadi minggu pertama Oktober 2026. Pemerintah meminta proses tersebut segera dituntaskan.

Lebih Jelas, Komdigi menilai sekadar memberi notifikasi atau peringatan masa aktif kuota Berencana segera berakhir belum cukup memenuhi perlindungan yang diamanatkan Untuk putusan MK.

Menurut Komdigi, perlindungan harus bersifat substantif Supaya pelanggan tetap memperoleh manfaat ekonomi Bersama sisa kuota yang sudah dibeli.

Komdigi turut menegaskan seluruh operator seluler diwajibkan Untuk melakukan pelaporan satu kali setiap bulan sesuai Bersama aturan yang tertuang Untuk Surat Edaran Pembantu Kepala Negara Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) No 4/2026.

Telkomsel siap patuh

Untuk kesempatan yang sama, Telkomsel menyebut pihaknya Berencana mematuhi putusan MK dan Surat Edaran Pembantu Kepala Negara Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) No 4/2026.

“Kita pasti Berencana mengikuti apa yang sudah diputuskan Dari MK dan tentunya Surat Edaran Bersama Ibu Pembantu Kepala Negara, sesuai Bersama apa yang tertulis,” kata Direktur Utama Telkomsel Nugroho.

Menurut Nugroho, penerapan Keputusan ini tidak berarti seluruh paket harus menerapkan sistem roll-over atau pengalihan sisa kuota Hingga periode berikutnya. Ia menyebut hal yang terpenting ialah tersedianya pilihan Untuk pelanggan Untuk menyesuaikan layanan Bersama kebutuhan masing-masing.

“Sebab memang tidak Untuk semuanya (paket Duniamaya roll-over) kan. Karena Itu, memang yang penting itu disediakan pilihan sebagai solusi apa yang dibutuhkan,” imbuh Nugroho.

(nad/lom)



Artikel ini disadur –> Cnnindonesia.com Indonesia: Aturan Kuota Hangus Belum Dipatuhi Penuh, Komdigi Terus Tagih Operator

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ