Apple Ditumbangkan Induk Google

Jakarta

Untuk pertama kalinya Dari 2019, valuasi Alphabet, induk Google, resmi melampaui Apple, Mendorong perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat itu turun Di Pangkat ketiga perusahaan publik paling berharga Di Amerika Serikat.

Saham Alphabet ditutup menguat 2,5% dan Mendorong kapitalisasi pasarnya Di level USD 3,892 triliun. Sebagai Alternatif, saham Apple melemah lebih Bersama 4% Untuk lima hari terakhir, membuat valuasinya turun Di USD 3,863 triliun.

Perubahan ini menandai pertama kalinya Alphabet berada Di atas Apple Dari 29 Januari 2019. Alphabet juga kembali menempati posisi kedua perusahaan AS Bersama valuasi terbesar, sesuatu yang terakhir kali terjadi Ke Februari 2018. Puncak klasemen Pada ini masih dikuasai Nvidia, Bersama kapitalisasi pasar Disekitar USD 4,6 triliun.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang 2025, saham Alphabet melonjak 66%, jauh melampaui kenaikan saham Apple yang hanya Disekitar 9%. Banyak investor menilai perbedaan kinerja ini dipicu Dari kontras strategi dan eksekusi kecerdasan buatan (AI) kedua perusahaan.

Google sepanjang 2025 agresif Mengeluarkan dan mengintegrasikan AI Di Untuk produknya. Model gambar Gemini 2.5 Flash yang dirilis Agustus lalu sempat viral Lantaran kemampuannya menghasilkan visual fotorealistik. Inisiatif Gemini juga menjadi salah satu Inisiatif iPhone paling banyak diunduh tahun ini, didukung integrasi AI yang Lebihterus luas Di ekosistem Google.

Di sisi infrastruktur, Google Mengeluarkan akselerator AI TPU v7 Ironwood sebagai alternatif chip Nvidia, disusul rilis Gemini 3 dan kerja sama Bersama Pentagon Untuk platform AI militer. Usaha cloud Google juga mencatat lonjakan signifikan, Bersama Kesepakatan bernilai lebih Bersama USD 1 miliar sepanjang 2025 hingga kuartal ketiga, melampaui total dua tahun Sebelumnya.

Sebagai Alternatif, Apple dinilai masih tertinggal Untuk eksekusi AI. Versi Siri berbasis AI yang diumumkan Dari 2024 belum juga dirilis dan Merasakan penundaan berulang. Apple Intelligence juga menuai Penilaian Lantaran dinilai kurang akurat dan tidak sekompetitif solusi AI Bersama para rival, termasuk insiden rangkuman berita palsu yang sempat dihasilkan Siri.

Meski demikian, baik Alphabet maupun Apple masih terpaut cukup jauh Bersama Nvidia, yang terus diuntungkan Dari ledakan kebutuhan komputasi AI Dunia, demikian dikutip detikINET Bersama Techspot, Jumat (9/1/2026).

(asj/asj)


Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Apple Ditumbangkan Induk Google