Jakarta –
Akamai Technologies resmi Mengadakan Akamai Cloud Inference, platform Mutakhir yang dirancang Bagi mentransformasi cara dan lokasi penerapan kecerdasan buatan (AI) Didalam memperluas proses inferensi Didalam pusat data hingga Ke edge Jaringan. Pembaharuan ini menjanjikan pemrosesan AI berlatensi rendah secara real time Di ribuan titik jaringan Internasional milik Akamai.
Platform ini diklaim Berencana Memperkenalkan inferensi AI cerdas berbasis agen (agentic AI) yang berjalan lebih Didekat Didalam User dan Alat. Didalam memanfaatkan arsitektur terdistribusi Internasional Akamai serta infrastruktur Nvidia Blackwell AI, Cloud Inference membuka jalan Bagi model generatif dan sistem pengambilan keputusan real time yang dapat beroperasi Didalam respons secepat manusia.
“Dua puluh lima tahun yang lalu, kami memelopori CDN Bagi mengatasi world wide wait dan Mendorong web berkembang menjadi platform Internasional seperti sekarang,” ujar Dr. Tom Leighton, CEO Akamai, Di keterangan yang diterima detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pola serupa kini terlihat Di AI. Didalam Dukungan infrastruktur AI Nvidia, Akamai Inference Cloud Berencana memperluas inferensi AI Ke ribuan lokasi Di seluruh dunia seiring Perkembangan permintaan.”
ADVERTISEMENT
Di sisi lain, Jensen Huang, CEO Nvidia, menekankan bahwa fase inferensi kini menjadi Dibagian paling intensif Di komputasi AI. “Bersama-sama, Nvidia dan Akamai memindahkan inferensi lebih Didekat Ke User Di mana saja, Memperkenalkan generative AI yang lebih cepat, lebih skalabel, dan Mendorong lahirnya Alat Lunak-Alat Lunak cerdas generasi berikutnya,” katanya.
Akamai Cloud Inference menggabungkan Server Nvidia RTX PRO Didalam GPU Blackwell RTX PRO 6000 Server Edition, DPU Nvidia BlueField-3, serta Alat lunak Nvidia AI Enterprise, yang terintegrasi Didalam jaringan edge Internasional Akamai Di lebih Didalam 4.200 lokasi.
Platform ini Berencana menjadi fondasi Bagi era Mutakhir AI terdistribusi, Di mana AI Factories perusahaan dapat diperluas Ke edge Bagi menjalankan agen perdagangan, sistem keuangan, maupun kendaraan otonom secara real time. Akamai juga berencana memperluas implementasi Cloud Inference Ke lebih banyak Daerah Setelahnya peluncuran awal Di 20 lokasi Internasional.
Didalam langkah ini, Akamai dan Nvidia tak sekadar mempercepat kinerja AI, tapi juga mengubah peta komputasi dunia — Didalam pusat data Ke tepi jaringan, Didalam cloud Ke edge yang lebih cerdas.
Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Akamai dan Nvidia Bangun Masa Didepan AI Di Edge Lewat Cloud Inference











