Jakarta –
DeepSeek, Mula AI asal China, mengguncang dunia Sebab model AI buatannya yang jauh lebih terjangkau ketimbang buatan laboratorium Barat. Kini mereka Di bersiap melantai Ke bursa saham Didalam valuasi yang mencengangkan.
Menurut laporan Reuters, DeepSeek Di berencana membuka putaran pendanaan Terbaru Didalam valuasi sebesar 500 miliar yuan atau Disekitar Rp 1.323 triliun menjelang IPO Ke Negeri asalnya.
Ide ini muncul hanya beberapa minggu Sesudah DeepSeek mengumpulkan pendanaan Disekitar USD 7,4 miliar Di bulan Juni Didalam valuasi Disekitar 450 miliar Yuan. Dokumen pengajuan Didalam dua investor China Sesudah Itu Menunjukkan DeepSeek bernilai Disekitar 350,88 miliar yuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ide penggalangan dana berturut-turut ini menekankan minat investor yang kuat Pada salah satu perusahaan AI yang paling mencuri perhatian Ke China, tetapi juga Menunjukkan besarnya biaya yang dibutuhkan Sebagai bersaing Ke industri AI.
DeepSeek berencana mengumpulkan dana hingga 50 miliar yuan Di putaran pendanaan terbaru ini, menurut sumber Reuters yang familiar Didalam Topik tersebut.
Perusahaan besutan Liang Wenfeng ini juga mulai Mengkaji IPO Ke pasar saham STAR Ke Shanghai, China. Kabarnya DeepSeek Berencana menyelesaikan pengajuan IPO Di tahun ini, seperti dikutip Didalam Reuters, Sabtu (25/7/2026).
DeepSeek menggemparkan sektor Keahlian dunia tahun lalu Sesudah merilis model AI yang menyaingi sistem buatan perusahaan AI asal Amerika tapi Didalam biaya pelatihan dan operasional yang lebih rendah.
Sesudah putaran pendanaan pertamanya Di bulan Juni, DeepSeek mengatakan mereka berencana menggandakan jumlah staf Ke seluruh departemen, termasuk area seperti pusat data dan agen AI.
Beberapa inisiatif tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit. Reuters belum lama ini melaporkan bahwa DeepSeek berencana Membuat chip inferensi AI sendiri dan diam-diam mulai merekrut engineer Sebagai proyek tersebut.
Sebelumnya mencari dana eksternal, Usaha DeepSeek dibiayai Didalam pendirinya Liang Wenfeng lewat hedge fund High-Flyer. Tetapi, biaya Sebagai bersaing Ke industri AI terus Menimbulkan Kekhawatiran, Agar mereka terpaksa mengubah strategi.
Di setahun terakhir, DeepSeek Berjuang Didalam persaingan ketat Ke Di negeri Didalam raksasa Keahlian seperti ByteDance dan Alibaba, serta Mula AI Terbaru seperti Z.ai, Moonshot, dan Minimax.
(vmp/vmp)
Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Sempat Bikin AS Ketar-ketir, DeepSeek Kini Bernilai Rp 1.323 Triliun









