Patuhi PP Tunas, TikTok Nonaktifkan Hampir 1 Juta Akun Anak


Jakarta, CNN Indonesia

Pejabat Tingginegara Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan Berita Terkini Yang Terkait Bersama kepatuhan Media Online Pada implementasi PP Tunas, salah satunya TikTok yang diperkirakan telah mencapai satu juta akun.

“Per tanggal 10 April 2026, Tiktok telah menonaktifkan 780.000 akun anak Di bawah 16 tahun Untuk Indonesia. Kami belum punya data yang hari ini, Sebab ini adalah data 10 April, tapi kami menghitung Bersama rata-rata dilakukan takedown, berarti sudah hampir 1 juta per hari ini,” ujar Meutya Di Kantor Komdigi Di Jakarta, Selasa (14/4).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari PP Tunas diberlakukan penuh Ke 28 Maret, pengawasan Pada Media Online terus diperketat. Pemerintah melakukan pemantauan intensif guna memastikan kepatuhan berjalan secara nyata dan tidak sekadar komitmen Di atas Alattulis.

TikTok menjadi salah satu platform yang dinilai Menunjukkan progres signifikan.





Platform ini telah menyerahkan surat komitmen kepatuhan kepada pemerintah Yang Terkait Bersama implementasi PP Tunas dan aturan turunannya. Di Itu, TikTok juga telah mempublikasikan batas usia minimum User, yakni 16 tahun, Melewati halaman pusat Pemberian.

TikTok juga Terbaru satu-satunya platform yang melaporkan jumlah akun anak yang telah diblokir sebagai pemenuhan kepatuhan.

“Ini menjadi langkah awal Mengalahkan Untuk publik Indonesia, anak-anak yang Di bawah 16 tahun yang berjumlah 70 juta serta khususnya orang tua,” tutur Meutya.

Meutya juga berharap langkah ini diikuti Dari platform lain Untuk segera menyampaikan data penanganan serupa.

Di sisi lain, Menkomdigi menyoroti platform gim Roblox yang dinilai belum sepenuhnya patuh. Meski telah melakukan sejumlah penyesuaian fitur secara Internasional, masih ditemukan celah, terutama Yang Terkait Bersama fitur komunikasi yang memungkinkan anak berinteraksi Bersama orang tak dikenal.

“Banyak masukan Bersama orang tua yang Mengharapkan ada perlindungan lebih kuat, khususnya Di platform game,” terang Meutya..

Selain Roblox, platform YouTube juga disebut masih Untuk proses pemenuhan aturan. Pemerintah telah Menyediakan teguran pertama secara formal dan kini menunggu langkah konkret Bersama mereka.

Meski telah terdapat penyesuaian tampilan Yang Terkait Bersama batas usia, pemerintah menegaskan bahwa kepatuhan harus tegas dan tidak bersifat ambigu.

Lebih Jelas, pemerintah Akansegera terus melanjutkan komunikasi Bersama platform yang belum patuh, sembari menunggu laporan Bersama platform lain yang diberi tenggat waktu hingga tiga bulan Untuk menyampaikan hasil penilaian risiko mereka.

(lom/dmi)


Add

as a preferred
source on Google





Artikel ini disadur –> Cnnindonesia.com Indonesia: Patuhi PP Tunas, TikTok Nonaktifkan Hampir 1 Juta Akun Anak

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ