Ambisi AI Mark Zuckerberg Makan Korban Lagi

Jakarta

Pemutusan hubungan kerja (Pemecatan Karyawan) berkala telah menjadi hal lumrah Hingga Meta. Akan Tetapi, langkah tersebut kini dilakukan beriringan Didalam pergeseran fokus perusahaan Di Pembuatan AI. Perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg ini Mutakhir saja memecat Disekitar 700 karyawan, menurut laporan Untuk The New York Times.

Angka tersebut memang sebagian kecil Untuk total tenaga kerja globalnya yang mencapai Disekitar 78.000 orang. Akan Tetapi, Pemecatan Karyawan ini sebagian besar berdampak Ke karyawan Hingga unit Reality Labs yang bertugas membangun Metaverse, realitas virtual yang dulu digembar gemborkan Meta..

Proyek ini gagal total dan tak Memikat minat Pemakai, apalagi menggantikan realitas fisik seperti bayangan Zuckerberg, dan merugi Disekitar USD 80 miliar. Januari lalu, Meta memecat 10 persen Untuk unit Reality Labs atau Disekitar 1.500 karyawan, dan bulan ini tampak bimbang apakah Akansegera menutup keseluruhan proyek tersebut.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ke pemangkasan terbaru ini, beberapa posisi lain yang terkena dampak berada Hingga divisi penjualan, rekrutmen, dan Facebook. Meta menyebut gelombang Pemecatan Karyawan terbaru ini sebagai langkah penghematan rutin.

“Skuat-Skuat Hingga seluruh Meta secara rutin melakukan restrukturisasi atau menerapkan perubahan guna memastikan mereka berada Hingga posisi terbaik Sebagai mencapai tujuan mereka. Jika memungkinkan, kami mencarikan Kemungkinan lain Bagi karyawan yang posisinya Mungkin Saja terdampak,” sebut jubir Meta yang dikutip detikINET Untuk Futurism.

Penggunaan AI Hingga Meta terindikasi Lebih masif Hingga mana Zuckerberg sendiri dilaporkan Lagi melatih “agen AI CEO” Sebagai membantunya melakukan pekerjaan. Agen ini melakukan tugas-tugas seperti Membahas informasi Didalam cepat Supaya Zuckerberg tidak perlu turun langsung menelusuri rantai komando.

Laporan Wall Street Journal merinci bagaimana penyebaran Gaya AI Untuk jajaran petinggi merembes Hingga seluruh tenaga kerja. Evaluasi kinerja kini juga menilai bagaimana karyawan menggunakan AI. Banyak karyawan bereksperimen Didalam agen AI mereka sendiri Sebagai berkomunikasi Didalam rekan kerja, atau Justru Didalam agen AI milik rekan kerja.

Hingga Pada karyawan biasa sibuk Didalam asisten AI, jajaran eksekutif justru Lagi mempertebal kantong. Kurang Untuk sehari Sebelumnya Pemecatan Karyawan diumumkan, Meta Menginformasikan Inisiatif saham Mutakhir Sebagai para eksekutif puncaknya yang dapat meraup hampir satu miliar Usd Sebagai masing-masing eksekutif Untuk lima tahun Hingga Di.

Menurut NYT, Inisiatif ini memungkinkan eksekutif membeli lebih banyak saham Meta jika perusahaan mencapai target Perkembangan tertentu. Target yang paling ambisius adalah Meta mencapai kapitalisasi pasar USD 9 triliun Ke tahun 2031. Jika terwujud, beberapa eksekutif Akansegera Memperoleh saham senilai hingga USD 921 juta.

Ini adalah pertama kalinya Sebelum perusahaan tersebut go public Ke tahun 2012, Meta Memberi opsi saham kepada para eksekutifnya. Dan yang Memikat adalah alasan yang diberikan perusahaan yaitu menjaga Meta tetap Bersaing Didalam para pesaing AI.

“Ini adalah pertaruhan besar. Paket kompensasi ini tidak Akansegera terwujud kecuali Meta mencapai kesuksesan besar Hingga masa Di, yang Akansegera menguntungkan seluruh pemegang saham kami,” sebut Meta.

Ada kemungkinan Akansegera terjadi lebih banyak Pemecatan Karyawan. Orang Untuk mengatakan kepada Reuters awal bulan ini bahwa perusahaan bersiap memecat hingga 20 persen tenaga kerja atau Disekitar 15.000 karyawan.

(fyk/fay)



Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Ambisi AI Mark Zuckerberg Makan Korban Lagi

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ