Daftar Isi
-
Helium Sangat Penting Sebagai Industri Chip
-
Produsen Chip Siapkan Antisipasi
Jakarta –
Pasokan helium Internasional terguncang Sesudah fasilitas produksi besar milik QatarEnergy Di Ras Laffan, Qatar, berhenti beroperasi lebih Untuk sepekan akibat serangan drone yang dikaitkan Bersama konflik regional melibatkan Iran. Gangguan ini langsung menyoroti kerentanan rantai pasok industri semikonduktor dunia.
Fasilitas Di Ras Laffan Industrial City merupakan salah satu pusat produksi helium terbesar Di dunia dan menyumbang hampir sepertiga pasokan Internasional. Penutupan fasilitas tersebut terjadi Di 2 Maret Sesudah serangan drone menghentikan operasi, demikian dikutip detikINET Untuk Techspot, Senin (16/3/2026).
Dua hari Sesudah Itu, QatarEnergy Berkata force majeure, yang berarti perusahaan dibebaskan Sambil Itu Untuk kewajiban pengiriman Kesepakatan. Dampaknya langsung terasa Di pasar Internasional Lantaran Disekitar 30% pasokan helium dunia tiba-tiba terhenti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Helium Sangat Penting Sebagai Industri Chip
Helium merupakan gas presisi yang sangat penting Untuk proses produksi chip semikonduktor. Gas ini digunakan Sebagai mendinginkan wafer silikon Di proses fabrikasi agar suhu tetap sangat rendah Pada tahap etsa dan litografi.
Berbeda Bersama banyak gas industri lainnya, helium hampir tidak Memiliki pengganti yang efektif. Lantaran itu, gangguan pasokan sekecil apa pun Berpotensi Sebagai mengganggu produksi Keahlian Internasional.
Negeri yang paling terdampak adalah Korea Selatan. Menurut data asosiasi perdagangan Negeri tersebut, Disekitar 65% pasokan helium Korea Selatan Di 2025 berasal Untuk Qatar.
Pemerintah Korea Selatan kini meninjau 14 material dan peralatan kritis Sebagai industri semikonduktor yang Memiliki keterkaitan Bersama pasokan Untuk Timur Di.
Salah satu material yang ikut diperiksa adalah bromin. Disekitar 90% Pembelian Barang Untuk Luar Negeri bromin Korea Selatan berasal Untuk Israel, Negeri lain yang juga berada Di Di ketegangan Hubungan Dunia kawasan.
Produsen Chip Siapkan Antisipasi
Sejumlah produsen chip besar mengatakan mereka telah menyiapkan langkah mitigasi. SK Hynix menyebut telah melakukan diversifikasi pemasok helium dan Memiliki stok yang cukup Sebagai Sambil Itu waktu. Sambil Itu TSMC Berkata Untuk Meninjau situasi Tetapi belum melihat dampak signifikan Untuk jangka pendek.
Bersama Taiwan, Korea Selatan menyumbang Disekitar 36% produksi semikonduktor Internasional, menurut data Untuk Semiconductor Industry Association dan Boston Consulting Group.
Menurut analis industri gas Phil Kornbluth, jika fasilitas Ras Laffan tetap berhenti lebih Untuk dua minggu, distributor gas industri Bisa Jadi perlu melakukan penyesuaian Pengiriman besar-besaran.
Langkah tersebut bisa mencakup pemindahan peralatan kriogenik serta menjalin Kesepakatan Mutakhir Bersama pemasok alternatif, proses yang Berpotensi Sebagai memakan waktu berbulan-bulan.
Situasi ini mengingatkan Di krisis gas industri Di 2022 ketika invasi Rusia Hingga Ukraina mengganggu pasokan helium dan neon dunia. Krisis tersebut sempat memicu kekhawatiran Pada produksi chip Internasional.
Kini, industri semikonduktor kembali Berusaha Mengatasi ujian serupa Sesudah gangguan pasokan helium Untuk Timur Di mengancam stabilitas rantai pasok Keahlian Internasional.
(asj/afr)
Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Serangan Drone Hingga Qatar Usik Pasokan Helium, Industri Chip Ketar-ketir











