Gadget  

Apple Kini Produksi 25% iPhone Di India, China Makin Ditinggalkan

Jakarta

Apple Lebihterus serius memindahkan sebagian produksi iPhone Hingga India. Di 2025, Apple dilaporkan merakit Di 55 juta unit iPhone Di Negeri itu, setara Didalam Di 25% Didalam total produksi Internasional.

Angka tersebut Menimbulkan Kekhawatiran Di 53% dibandingkan tahun Sebelumnya Itu, menandai percepatan strategi Apple Di mendiversifikasi rantai pasokan yang Sebelumnya Itu sangat bergantung Di China.

Perubahan ini tidak lepas Didalam faktor Hubungan Dunia. Tarif Produk Impor Amerika Serikat Pada produk elektronik Didalam China kembali diberlakukan Di Ditengah ketegangan perdagangan, Mendorong Apple dan para pemasoknya menyesuaikan strategi produksi.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

India Sesudah Itu muncul sebagai alternatif yang Dikatakan paling realistis berkat jumlah tenaga kerja besar serta insentif industri Didalam pemerintah, demikian dikutip detikINET Didalam Techspot, Rabu (11/3/2026).

Produksi iPhone Di India kini ditangani Dari sejumlah mitra Produksi Apple, termasuk Foxconn, Tata Electronics, dan Pegatron. Pabrik-pabrik tersebut Justru sudah merakit model terbaru seperti iPhone 17, termasuk varian Pro dan Pro Max, selain model generasi Sebelumnya Itu.

Meski produksinya Menimbulkan Kekhawatiran pesat, Produksi elektronik Di India masih Berusaha Mengatasi beberapa tantangan. Infrastruktur Pengiriman dinilai belum sekuat China, biaya komponen relatif lebih tinggi, serta ekosistem pemasok komponen lokal masih berkembang.

Dampaknya, banyak komponen bernilai tinggi yang masih harus diimpor Didalam luar negeri.

Akan Tetapi lonjakan produksi ini tetap menjadi pencapaian penting Untuk industri elektronik India yang Sebelumnya Itu hanya berperan kecil Di rantai pasokan Keahlian Internasional.

Perubahan tersebut juga didorong Dari Keputusan pemerintah India Lewat Langkah production-linked incentive (PLI) yang memberi insentif kepada perusahaan Sebagai Memperbaiki produksi lokal dan Penjualan Barang Hingga Luar Negeri. Langkah ini berperan membantu menutup selisih biaya produksi dibandingkan China.

Akan Tetapi insentif tersebut dijadwalkan berakhir Di 31 Maret, Supaya Apple dan sejumlah produsen lain seperti Samsung Electronics mulai Berbicara Didalam pemerintah India mengenai skema Mutakhir Sebagai mempertahankan momentum Kemajuan Produksi.

Di sisi lain, Apple juga mulai memperluas ekosistem pemasok lokal Di India, termasuk Sebagai komponen seperti baterai lithium-ion dan casing logam yang digunakan Di iPhone serta Apple Watch. Pemasok juga bersiap Memperbaiki produksi aksesori seperti AirPods.

Selain sebagai basis produksi, India juga menjadi pasar penting Untuk Apple. Penjualan tahunan perusahaan Di Negeri tersebut telah melampaui USD 9 miliar (Di Rp144 triliun) tahun lalu, seiring ekspansi ritel yang kini mencakup enam toko flagship.

(asj/asj)




Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Apple Kini Produksi 25% iPhone Di India, China Makin Ditinggalkan

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ