Pendapatan Intel Turun Hingga Q4 2025, Pasokan Chip Bersama Sebab Itu Tantangan

Jakarta

Intel melaporkan pendapatan sebesar USD 13,7 miliar Ke kuartal IV 2025, turun 4% secara tahunan Akan Tetapi masih berada Hingga kisaran atas proyeksi perusahaan. Secara tahunan, pendapatan Intel turun tipis Untuk USD 53,1 miliar menjadi USD 52,9 miliar.

Kinerja tersebut mencerminkan Kepuasan Usaha Intel yang tidak seimbang. Perusahaan menjual hampir seluruh chip yang diproduksi, tetapi kapasitas Pabrik belum mampu mengejar permintaan. Keterbatasan pasokan membuat Intel memprioritaskan segmen Bersama margin tinggi dan membatasi produksi prosesor konsumen.

Divisi data center dan AI menjadi penopang utama. Unit ini mencatat Perkembangan pendapatan 9% secara kuartalan dan 5% secara tahunan. Kenaikan didorong permintaan Untuk penyedia cloud dan pelanggan enterprise Sebagai prosesor Xeon dan akselerator AI yang dioptimalkan Sebagai beban kerja paralel berskala besar.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai Gantinya, grup client computing yang mencakup prosesor Core dan GPU Arc mencatat penurunan pendapatan 7% Ke kuartal ini dan 3% sepanjang tahun. Ketimpangan tersebut Mendorong manajemen mengalihkan prioritas produksi Hingga segmen Usaha yang dinilai lebih menguntungkan.

Chief Financial Officer Intel David Zinsner mengatakan perusahaan memfokuskan pasokan wafer internal Sebagai produk data center. “Kami Membagikan kapasitas internal terutama Sebagai data center, Sambil porsi produksi chip konsumen lebih banyak dialihkan Hingga foundry eksternal seperti TSMC,” ujarnya, seperti dikutip Untuk Techspot, Rabu (28/1/2026).

Strategi ini Berpotensi Sebagai berdampak Ke ketersediaan dan harga prosesor konsumen mendatang, termasuk Core Ultra Series 3 Bersama nama kode Panther Lake. Berbeda Untuk generasi Sebelumnya yang banyak diproduksi Hingga TSMC, chip ini sebagian besar dibuat Hingga fasilitas internal Intel.

Masalah pasokan Intel terutama berasal Untuk proses Pabrik 18A. Transisi Hingga node ini berjalan tidak mulus Bersama tingkat yield Hingga bawah target. Intel menyebut yield Menimbulkan Kekhawatiran Di 7–8% per bulan, meski Untuk basis awal yang rendah. CEO Intel Lip-Bu Tan Mengungkapkan yield Di ini “sesuai Ide internal,” tetapi mengakui belum mencapai level ideal.

Tan dan Zinsner Meramalkan kuartal I 2026 menjadi titik terendah keterbatasan pasokan, Bersama Terapi mulai terlihat Ke kuartal berikutnya. Hingga Di bersamaan, Intel menyiapkan node lanjutan 14A serta arsitektur Nova Lake yang dijadwalkan meluncur akhir 2026, sebagai Dibagian Untuk upaya memperkuat daya saing jangka panjang.

(asj/asj)


Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Pendapatan Intel Turun Hingga Q4 2025, Pasokan Chip Bersama Sebab Itu Tantangan

สัมผัสความตื่นเต้นของเกมลิขสิทธิ์แท้และระบบที่เสถียรที่สุดเมื่อคุณเลือก ทดลองเล่นสล็อต pg ผ่านมือถือของคุณ